“Dengan menggabungkan kekuatan pendidikan, praktik industry dari riset terkini, AI Training Center siap menjadi titip awal bagi siapa pun yang ingin membangun masa depan bersama AI dengan cara yang lebih terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan,” tutur Andrey.
Sementara itu CO Founder Xeratif, Feris Thia mengatakan AI Training Center hadir untuk menjembatani antara ketertarikan terhadap AI dan kesiapan untuk mengimplementasinya.
Menurut Faris, di sini mahasiswa, profesional, dan pelaku industry bisa belajar dari kasus nyata didampingi mentor yang telah melewati jatuh bangun dalam dunia AI.
“Kami menerapkan AI dengan jalan yang penuh tantangan belajar dari kesalahan dan belokan yang tak perlu. Seelah proses itu, saatnya kami berbagi dan berkolaborasi agar orang lain bisa melangkah lebih cepat, lebih tepat, dan lebih tenang,” kata Feris.
Baca Juga: Seskab Teddy Klarifikasi: Kapolri Masih Aktif dan Tidak Akan Diganti
Feris mengatakan, pencarian berbasis AI memungkinkan aplikasi untuk memahami gambar, audio, dan percakapan, yang membuat akses data lebih cepat, pencarian lebih mudah, dan dengan pemahaman yang lebih mendalam.
AI juga meningkatkan pengalaman pelanggan dengan personalisasi yang efisien.
Adapun data dari Google yang menyoroti dua tren penting dalam AI. Yakni Al Multimodal yang memproses berbagai jenis data seperti teks dan gambar untuk meningkatkan analisis dan interaksi dengan pelanggan.
Kedua, Agen AI yang mengotomatisasi proses bisnis dan membantu pekerja manusia dengan sistem multi-agen pelanggan dan agen keamanan.*