BLDF Kolaborasi Hijau, Edukasi Mahasiswa Wujudkan Masa Depan Berkelanjutan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 5 Juni 2024 | 14:15 WIB
Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Haryo Damardono, Rektor Universitas Diponegoro Suharnomo, dan Director Communications BLDF Mutiara Diah Asmara, saat membuka kegiatan.
Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Haryo Damardono, Rektor Universitas Diponegoro Suharnomo, dan Director Communications BLDF Mutiara Diah Asmara, saat membuka kegiatan.


Semarang, suarapembaruan.news – Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) menggelar kegiatan bertajuk “Literasi Digital Hijau Menuju Masa Depan Berkelanjutan” di Gedung Prof. Soedarto, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Rabu (5/6).


“Melalui acara ini, BLDF ingin mengedukasi generasi muda lewat pembuatan konten digital berbasis informasi berkualitas. Di tengah padatnya arus informasi dan mudahnya distorsi pesan dalam komunikasi saat ini, perlu upaya lebih untuk meningkatkan pemahaman khalayak akan berbagai isu termasuk isu lingkungan. Salah satunya mendapatkan akses informasi dari media massa yang yang mumpuni,” kata Director Communications BLDF Mutiara Diah Asmara.


Acara menghadirkan rektor Universitas Diponegoro Suharnomo, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Haryo Damardono, dan perwakilan generasi muda peduli lingkungan Jerhemy Owen, diskusi ini bertujuan memantik semangat 700-an peserta mahasiswa dalam mewujudkan masa depan berkelanjutan, melalui partisipasi dan kolaborasi digital.



Generasi muda khususnya gen Z (kelahiran 1996–2010) saat ini mendominasi jumlah pengguna internet di Indonesia. Sebagai digital native, gen Z memiliki modal literasi digital yang dapat dimanfaatkan untuk membuat perubahan pada isu-isu fundamental. Termasuk, tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan yang membutuhkan kolaborasi penanganan antara pemerintah, swasta, dan elemen masyarakat lainnya.



Dalam kesempatan ini, BLDF juga membagikan 1.000 akses Kompas Digital Premium bagi sivitas akademika Universitas Diponegoro.

 

Mutiara menambahkan, melalui langkah ini, diharapkan generasi muda semakin melek terkait isu lingkungan dan tergerak berpartisipasi serta melakukan kolaborasi digital untuk menginisiasi perubahan positif ke alam.

 

Upaya ini telah diinisiasi BLDF sejak 2018 melalui gerakan berbasis media sosial Siap Sadar Lingkungan (Siap Darling). Bersinergi dengan perwakilan generasi muda peduli lingkungan, Siap Darling menginisiasi konten-konten positif terkait lingkungan dan aksi nyata pelestarian.

 

Siap Darling adalah gerakan yang diiniasi oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation melalui sosial media sejak November 2018. Gerakan ini menyasar generasi muda untuk menyebarkan konten-konten positif tentang kegiatan mencintai lingkungan dan bumi.


Tak hanya menjadi generasi yang sekedar peduli terhadap lingkungan tetapi juga melakukan aksi nyata. Dengan slogan “bikin perubahan itu ngga bisa sendirian,” Siap Darling berharap bahwa akan semakin banyak generasi muda yang terlibat dan turut menjaga kelestarian alam.


Rektor Universitas Diponegoro Suharnomo dalam sambutannya mengapresiasi dukungan BLDF tersebut. Dikatakan, selama tiga tahun terakhir (2020–2022), indeks literasi digital Indonesia terus meningkat hingga 3,54, sehingga tergolong tinggi.


Namun capaian ini tidak lepas dari beragam tantangan seperti maraknya misinformasi dan disinformasi di platform digital, termasuk yang berkaitan dengan isu lingkungan.

 

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

UGM Raih Pendanaan Riset PKM Terbanyak Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 | 19:42 WIB
X