Semarang, suarapembaruan.news – Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) menggelar kegiatan bertajuk “Literasi Digital Hijau Menuju Masa Depan Berkelanjutan” di Gedung Prof. Soedarto, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Rabu (5/6).
“Melalui acara ini, BLDF ingin mengedukasi generasi muda lewat pembuatan konten digital berbasis informasi berkualitas. Di tengah padatnya arus informasi dan mudahnya distorsi pesan dalam komunikasi saat ini, perlu upaya lebih untuk meningkatkan pemahaman khalayak akan berbagai isu termasuk isu lingkungan. Salah satunya mendapatkan akses informasi dari media massa yang yang mumpuni,” kata Director Communications BLDF Mutiara Diah Asmara.
Acara menghadirkan rektor Universitas Diponegoro Suharnomo, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Haryo Damardono, dan perwakilan generasi muda peduli lingkungan Jerhemy Owen, diskusi ini bertujuan memantik semangat 700-an peserta mahasiswa dalam mewujudkan masa depan berkelanjutan, melalui partisipasi dan kolaborasi digital.
Generasi muda khususnya gen Z (kelahiran 1996–2010) saat ini mendominasi jumlah pengguna internet di Indonesia. Sebagai digital native, gen Z memiliki modal literasi digital yang dapat dimanfaatkan untuk membuat perubahan pada isu-isu fundamental. Termasuk, tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan yang membutuhkan kolaborasi penanganan antara pemerintah, swasta, dan elemen masyarakat lainnya.
Dalam kesempatan ini, BLDF juga membagikan 1.000 akses Kompas Digital Premium bagi sivitas akademika Universitas Diponegoro.
Mutiara menambahkan, melalui langkah ini, diharapkan generasi muda semakin melek terkait isu lingkungan dan tergerak berpartisipasi serta melakukan kolaborasi digital untuk menginisiasi perubahan positif ke alam.
Upaya ini telah diinisiasi BLDF sejak 2018 melalui gerakan berbasis media sosial Siap Sadar Lingkungan (Siap Darling). Bersinergi dengan perwakilan generasi muda peduli lingkungan, Siap Darling menginisiasi konten-konten positif terkait lingkungan dan aksi nyata pelestarian.
Siap Darling adalah gerakan yang diiniasi oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation melalui sosial media sejak November 2018. Gerakan ini menyasar generasi muda untuk menyebarkan konten-konten positif tentang kegiatan mencintai lingkungan dan bumi.
Tak hanya menjadi generasi yang sekedar peduli terhadap lingkungan tetapi juga melakukan aksi nyata. Dengan slogan “bikin perubahan itu ngga bisa sendirian,” Siap Darling berharap bahwa akan semakin banyak generasi muda yang terlibat dan turut menjaga kelestarian alam.
Rektor Universitas Diponegoro Suharnomo dalam sambutannya mengapresiasi dukungan BLDF tersebut. Dikatakan, selama tiga tahun terakhir (2020–2022), indeks literasi digital Indonesia terus meningkat hingga 3,54, sehingga tergolong tinggi.
Namun capaian ini tidak lepas dari beragam tantangan seperti maraknya misinformasi dan disinformasi di platform digital, termasuk yang berkaitan dengan isu lingkungan.
Artikel Terkait
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Ajak Masyarakat Tobelo Lebih Peduli Lingkungan
TJSL untuk Masyarakat, Jadi Perusahaan Energi Berwawasan Lingkungan
Minta PPKL Stadion Diponegoro Jaga Lingkungan, Mbak Ita Pastikan Beri Akses Bantuan Kebersihan
Komitmen Jadi Industri Ramah Lingkungan, Semen Gresik Lestarikan Ratusan Spesies Flora dan Fauna di Lingkungan Pabrik Rembang
Jaga Kelestarian Lingkungan, Pemprov Jateng Perketat Perizinan Pertambangan