Jakarta, SUARA PEMBARUAN — Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian pembangunan lebih dari 100 Sekolah Rakyat hanya dalam waktu lima bulan sejak gagasan itu pertama kali ia sampaikan pada Februari 2025.
Prabowo mengaku awalnya tidak menyangka program ini bisa terealisasi secepat itu. Ia pun menargetkan tahun depan jumlah Sekolah Rakyat bertambah menjadi 200 unit yang aktif menjalankan kegiatan belajar mengajar.
“Ini di luar dugaan bisa berdiri 100 sekolah hanya dalam lima bulan. Tahun depan, insyaAllah bisa 200 dan terus bertambah,” ujarnya saat acara Pembekalan Guru dan Kepala Sekolah Rakyat di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Presiden memberikan apresiasi kepada para menteri Kabinet Merah Putih yang menurutnya telah bekerja keras dan cerdas dalam mewujudkan program pendidikan ini.
Ia menegaskan pemerintah tidak hanya akan fokus pada pembangunan Sekolah Rakyat, tetapi juga melakukan perbaikan terhadap sekolah negeri yang sudah ada.
“Cita-cita saya, semua sekolah di Indonesia akan kita benahi,” tegasnya.
Menurut Prabowo, pendidikan adalah kunci membangun generasi yang mampu mengelola kekayaan bangsa sekaligus mengentaskan kemiskinan.
Ia menilai berdirinya 100 Sekolah Rakyat hanyalah permulaan dari perjuangan panjang menciptakan Indonesia yang lebih baik.
Prabowo menutup dengan menekankan bahwa semangat dari para siswa Sekolah Rakyat, banyak di antaranya berasal dari keluarga pekerja keras yang belum sepenuhnya merasakan hasil kemerdekaan, menjadi inspirasi baginya untuk terus memperjuangkan pemerataan pendidikan.
Artikel Terkait
Harapan Seorang Penjual Donat: Sekolah Rakyat Jadi Berkah Nyata untuk Keluarga Kecil
Sekolah Rakyat di Bengkulu, Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan
Sekolah Rakyat Berasrama di Rowosari: Komitmen Pemkot Semarang untuk Pendidikan Inklusif
Kemensos Bagikan 15 Ribu Laptop dan Seragam untuk Siswa Sekolah Rakyat, Saifullah Yusuf Pastikan Proses Bersih
Kemenko Polkam Tinjau Sekolah Rakyat di Sulsel, Ternyata Kekurangan Tenaga Pengajar