Bima Surya Samudra, Mahasiswa ITS, Dinyatakan Lulus tanpa Skripsi

Photo Author
Teguh LR, Suara Pembaruan
- Jumat, 8 Agustus 2025 | 22:57 WIB
 Bima Surya Samudra saat memaparkan publikasi penelitiannya tentang penggunaan Gen AI di Indonesia. (Ist)
Bima Surya Samudra saat memaparkan publikasi penelitiannya tentang penggunaan Gen AI di Indonesia. (Ist)

Surabaya, SUARA PEMBARUAN – Seorang mahasiswa Departemen Manajemen Bisnis, Institut Teknologi Sepuluh 10 Nopember (ITS) Surabaya, Bima Surya Samudra, yang dinyatakan lulus menjadi sarjana tanpa skripsi, melainkan melalui publikasi terakui.

Dalam tuturannya di Surabaya, Jumat (8/8/2025), Bima membagikan, penelitian yang bertajuk The Use of Generative AI in Workplace: Driving Factors, Barriers, and Benefits. Ini dikerjakan selama kurang dari dua tahun.

Penelitian yang terindeks Scopus pada konferensi internasional IEEE TEMSCON ASPAC 2024 tersebut, membawa Bima menjadi salah satu wisudawan pada Wisuda ke-132 ITS mendatang.

Dalam kisahnya, ia, mengungkapkan, penyusunan penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk menggali potensi Generative Artificial Intelligence (Gen AI). Adopsi kecerdasan buatan semakin meluas dan dimanfaatkan dalam mendukung produktivitas, efisiensi, serta pengambilan keputusan di dunia kerja. Ia menilai pemanfaatan Gen AI di Indonesia masih memerlukan pemahaman yang lebih mendalam.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, lelaki berkacamata itu melakukan studi untuk menyelidiki potensi penggunaan Gen AI di tempat kerja dengan metode Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT).

Survei pada penelitiannya dilakukan secara daring dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM).

Penelitian ini berhasil menghimpun data dari 150 responden yang berasal dari berbagai sektor, termasuk perusahaan swasta, BUMN, BUMD, perusahaan multinasional, hingga instansi pemerintah.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukannya, Bima menjelaskan harapan kinerja dan keadaan fasilitas secara signifikan mendorong adopsi Gen AI.

Di sisi lain, kinerja usaha kurang berperan dan pengaruh sosial memberikan pengaruh moderat. Analisis data menggunakan PLS-SEM menunjukkan 58,4 persen varians niat penggunaan dapat dijelaskan oleh keempat konstruk UTAUT tersebut.

Potensi besar penelitiannya dalam memberikan rekomendasi praktis dan aplikatif bagi para pemangku kepentingan, khususnya di sektor manufaktur dan jasa. Dirinya berharap hasil temuannya dapat menjadi dasar dalam merumuskan langkah strategis untuk mengoptimalkan kolaborasi antara manusia dan teknologi.

“Rumusan strategis ini penting untuk menghadapi dinamika transformasi digital yang tak bisa dihindari,” tegasnya.

Di balik pencapaiannya diuraikan perjuangan panjang yang dilewatinya sebagai penulis pertama dalam publikasi tersebut.

Calon sarjana ini mengakui, proses penyusunan publikasi ilmiah ini penuh tantangan, baik secara teknis maupun akademis. Namun, berbagai kendala tersebut berhasil ia lewati berkat pendampingan intensif dari dua pembimbingnya, yaitu Wakil Rektor III ITS Imam Baihaqi ST MSc PhD dan dosen Manajemen Bisnis ITS Fadila Isnaini SM MT.

Lewat pencapaiannya ini, putra tunggal dari Indrarian Polii SH MH dan Sri Wahyuning Illahi SE tersebut membuktikan bahwa ambisi, ketekunan, dan kemampuan dapat membawa kesuksesan. Yang terpenting ungkapnya, bukanlah bentuk akhir dari tugas akhir, melainkan dampak nyata yang dihasilkan dari penelitiannya.

Halaman:

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X