Bengkulu,SUARAPEMBARUAN-Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang mengatakan, pemerintah kota (pemkot) secara resmi telah membuka pendaftaran calon siswa untuk program Sekolah Rakyat tahap pertama.
Program sekolah rakyat ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dengan kuota awal sebanyak 60 orang masing-masing 30 orang siswa laki-laki dan perempuan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Situmorang di Bengkulu, Rabu (16/5/2025). Ia mengatakan, penerimaan siswa sekolah rakyat ini, dikhususkan untuk warga Kota Bengkulu, termasuk dalam kategori desil 1 dan desil 2, yakni keluarga miskin dan sangat miskin
.Baca Juga: Gubernur Helmi Ajak Masyarakat Bengkulu Selatan Sukseskan PSU Bupati dan Wakil Bupati 19 April 2025
"Kami mengundang seluruh warga Kota Bengkulu yang memenuhi kriteria untuk segera mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah rakyat. Pendaftaran siswa akan ditutup pada 30 April 2025 mendatang,” tambahnya.
Program sekolah rakyat menyasar siswa kelas 3 SMP yang akan melanjutkan ke jenjang SMA pada tahun ajaran 2025–2026. Selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat, seluruh kebutuhan siswa ditanggung oleh negara, mulai dari seragam, biaya pendidikan, hingga konsumsi harian.
Lokasi sementara sekolah rakyat di Kota Bengkulu berada di Sentra Darmaguna, yang strategis di pusat kota. Hingga saat ini baru tercatat sebanyak 17 orang siswa mendaftar.
Baca Juga: Kerja Mentan Layak Diapresiasi, Panen Raya Padi 2025 Sangat Tinggi
Untuk itu, Sahat meminta media membantu menginformasi penerimaan siswa sekolah rakyat di Kota Bengku ke masyarakat daerah ini, sehingga target penerimaan siswa sebanyak 60 orang dapat terpenuhi 100 persen.
Sementara itu, Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi menyatakan pihaknya sangat mendukung program sekolah rakyat di daerah ini. Bahkan Pemkot Bengkulu menetapkan pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen di kawasan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar.
Sementara lahan yang digunakan untuk lokasi gedung Sekolah Rakya di Pekan Sabtu dari hibah Pemerintah Provinsi Bengkulu. Namun, Wali Kota Dedy tidak menjelaskan secera rinci luas lahan untuk pembangunan gedung sekolah rakyat tersebut.
Baca Juga: Pemkot Bengkulu dan PLN Jalin Kerja Sama Penarikan PBJT
"Yang jelas, lahan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bengkulu, sudah kita siapkan hibah dari Pemprov Bengkulu, berlokasi di Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar. Jadi, soal lahan lokasi pembagunan gedung Sekolah Rakyat di Kota Bengkulu, tidak ada masalah dan tinggal membangun saja," ujarnya.
Dedy menambahkan, awalnya setiap provinsi dan kota diminta menyiapkan lahan untuk sekolah rakyat seluas 10 hektare. Namun, karena Kota Bengkulu sebagai ibu kota Provinsi Bengkulu, maka cukup satu sekolah saja.