SUARA PEMBARUAN - Di tengah hiruk pikuk kehidupan sehari-hari, mencari tempat untuk bersantai dan melepas penat menjadi kebutuhan bagi banyak orang.
Salah satu tempat yang layak dikunjungi adalah Saung Pulau Negara di Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir. Tempat ini menawarkan suasana pedesaan yang tenang dan sejuk, menjadikannya pilihan tepat untuk melepas lelah.
Lokasi dan Akses
Saung Pulau Negara terletak di Desa Pulau Negara, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir. Jaraknya sekitar 45 menit dari Palembang atau 15 menit dari Indralaya melalui jalan non-tol. Akses yang mudah ini membuatnya menjadi destinasi yang menarik bagi pengunjung dari berbagai daerah.
Fasilitas dan Suasana
Saat memasuki Saung Pulau Negara, pengunjung disambut dengan suasana pedesaan yang asri dan tenang. Terdapat berbagai fasilitas yang disediakan, seperti resto yang menyajikan berbagai jenis makanan dan minuman. Pengunjung juga dapat menikmati pemandangan alam yang indah, termasuk taman dan kolak ikan yang terletak di belakang rumah pemilik Saung.
Baca Juga: Tim SAR Bengkulu Cari Keberadaan Kapal Nelayan Hilang Kontak
Kisah di Balik Saung
Saung Pulau Negara dimiliki oleh Bapak Soeharto Hasyim, SH, yang juga mantan Ketua DPRD Ogan Ilir. Awalnya, Bapak Soeharto membangun taman dan kolam di rumahnya hanya sebagai hobi. Namun, seiring waktu, tempat ini menjadi populer di kalangan pengunjung dan kini berkembang menjadi destinasi wisata yang menarik.
Pengalaman Berkunjung
Pengalaman berkunjung ke Saung Pulau Negara sangatlah menyenangkan. Suasana senja yang sejuk dan pemandangan alam yang indah membuat pengunjung merasa rileks dan nyaman. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati makanan dan minuman yang disajikan di resto yang tersedia.
Rencana Pengembangan
Pemilik Saung Pulau Negara, Bapak Soeharto, memiliki rencana untuk terus mengembangkan fasilitas dan layanan di Saung Pulau Negara. Beberapa rencana pengembangan yang sedang dilakukan termasuk pembangunan kolam renang untuk dewasa, kolam untuk main perahu bebek, dan trek sepeda. Selain itu, juga akan dibangun tempat pertemuan dan beberapa "sudung" atau vila untuk pengunjung yang ingin menginap.