Kopi Semawis Dukung Rencana Revitalisasi Pecinan Semarang

Photo Author
Administrator, Suara Pembaruan
- Kamis, 1 Februari 2024 | 13:17 WIB

Semarang, suarapembaruan.news - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan revitalisasi Kawasan Pecinan disambut positif Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis).

Ketua Kopi Semawis Harjanto Halim menyatakan, revitalisasi akses jalan di tujuh gang itu akan mendukung masyarakat yang akan berkunjung ke Kawasan Pecinan. Namun, dia berpesan agar memperhatikan aspek keamanan konstruksi jalannya.

"Itu bagus, aspal atau paving tidak masalah, yang penting rapi, indah dan aman. Soalnya kemarin pernah kejadian pavingnya mengkap terus ada orang jatuh, jadi faktor keamanan juga harus diperhatikan," kata Harjanto, Kamis (1/2).

Dia juga merespon positif rencana penataan Kali Semarang menjadi titik wisata dengan menghadirkan kapal-kapal kecil atau perahu. Menurutnya, langkah itu akan makin menarik perhatian wisatawan datang ke Kota Semarang, khususnya Kawasan Pecinan.

"Kalau Kali Semarang bisa dilewati perahu itu sangat bagus," ujarnya.

Namun dia meminta Pemkot Semarang untuk mengeluarkan aturan tegas terhadap masyarakat yang tinggal di Kawasan Pecinan agar bisa menjaga kebersihan dan kerapian.

"Menurut saya beberapa seperti kerapian untuk trotoar jalan, kita lihat beberapa warga juga ada yang melanggar lho. Menurut saya harus ditegaskan supaya rapi dulu dan bersih, itu penting," katanya.

-


Baru setelah itu semua selesai, kata Harjanto, Kawasan Pecinan dapat dipercantik dengan pernak-pernik sesuai dengan sejarah dan budaya masyarakat Tionghoa.

Pemkot Semarang sebelumnya berencana melakukan revitalisasi Kawasan Pecinan. Penataan ulang Kawasan Kota Lama itu akan dimulai tahun ini.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, revitalisasi Kawasan Pecinan akan difokuskan di Kali Semarang dan sekitarnya.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Ita tersebut menuturkan, sesuai rencana Kali Semarang akan disulap lebih menarik dengan menawarkan akses kapal wisata.

Mbak Ita menyebut, proses rencana tata bangunan dan lingkungan (RTBL) telah berlangsung. Termasuk sedang menyusun detail engineering design (DED) Kawasan Pecinan tersebut.

Produk perencanaan secara detail dan skala besar tersebut telah disusun untuk diserahkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sebelum pandemi Covid-19, perhitungan untuk revitalisasi menyeluruh di Pecinan Semarang mencapai Rp 170 miliar.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Yudi Wibowo mengatakan, revitalisasi Kawasan Pecinan akan dilakukan tahun ini.

"Revitalisasi belum bisa dilakukan secara menyeluruh. Langkah awal difokuskan pada peningkatan jalan-jalan dan saluran kecil di Kawasan Pecinan," ujarnya.

Sementara, untuk jalan-jalan besar akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang. Anggaran Rp 10 miliar untuk digunakan revitalisasi tahap awal.

"Jalan lingkungan yang kecil-kecil itu yang direvitalisasi di saluran sama penataan jalannya. Jalan yang besar nanti dilakukan DPU," kata Yudi.(SPnews/STH)

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

Ke Candi Prambanan, Rekreasi dan Memahami Sejarah

Kamis, 30 April 2026 | 19:32 WIB
X