Keempat, akan terbentuk “mindset” Pengurus Yayasan Pendidikan Kristen untuk “mewirausahakan yayasan” dengan membentuk dan mengelola kegiatan unit usaha produktif sehingga dapat dipergunakan secara efektif untuk menunjang operasional Yayasan Pendidikan Kristen terutama untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan dosen sebagai nyawa dari penyelenggaraan pendidikan yang SMART.
*** Penulis adalah Akademikus pada Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN); Anggota BPAS Wilayah X GKI Di Tanah Papua periode 2012-2017.