nasional

Tahun 2024, Baznas RI Bedah 130 Unit Rumah Tak Layak Huni di Bengkulu

Selasa, 4 Februari 2025 | 20:35 WIB
Pengurus Baznas RI, Saidah Sapuan menyerahkan bantuan tenda kepada Baznas Provinsi Bengkulu bersamaan peluncuran pusat kuliner Z-Corner Baznas daerah ini.(Foto SP/Usmin)

Bengkulu, SUARAPEMBARUAN-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia pada tahun 2024, telah melakukan program bedah rumah tidak layak huni masyarakat miskin alias kurang mampu di Provinsi Bengkulu sebanyak 130 unit.

Hal tersebut diungkapkan Pengurus Baznas RI bidang distribusi dan Pendayaguunan, Saidah Sapuan saat memberikan sambutan pada acara peluncuran pusat kuliner Z-Corner Baznas Bengkulu, di Bengkulu, Selasa (4/2/2025).

Selain melakukan bedah rumah, Baznas RI pada tahun 2024, dalam dua tahun terakhir juga menyalurkan zakit Idulfitri ke Bengkulu sebanyak 8 ton, dan hewan kurban sebanyak 10 ekor sapi.

Baca Juga: Pusat Kuliner Z-Corner Baznas Bengkulu Resmi Dibuka

Bantuan ini disalurkan Baznas RI kepada masyarakat Bengkulu yang membutuhkan bantuan melalui Baznas Provinsi Bengkulu, diteruskan ke Baznas kabupaten dan kota di wilayah ini.

Pada awal tahun 2025, kata Saidah Baznas RI telah memberikan bantuan sebanyak 14 unit tenda untuk Baznas kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Baznas juga telah menyiapkan bantuan sebanyak 460 paket Ramadan dan sebanyak 140 unit jaga mikro.

Ia mengatakan, Bengkulu menjadi salah satu sasaran bantuan Baznas RI, karena angka kemiskinan di daerah ini masin tinggi 14,4 persen atau sekitar 281.000 jiwa penduduk dalam keadaan miskin.

Baca Juga: Tilep Puluhan Juta Janjikan Lulus Tes Honorer Pemprov Bengkulu, Mantan Honorer Ditangkap Polisi

Sedangkan angka rata-rata miskin secara nasional 8,7 persen. "Jadi, angka kemiskinan di Bengkulu masih di atas nasional, makanya Baznas RI fokus menyalurkan bantuan ke provinsi ini agar kesejahteraan warga miskin dapat membaik," ujarnya.

Saidah berharao Baznas Provinsi Bengkulu terus berkalobari dengan Pemprov Bengkulu, agar dana zakat yang berhasik dihimpun dari ASN, masyarakat umum, pengusaha dan perbankan di daerah terus meningkat.

Dengan meningkatnya dana zakat yang dihimpun Baznas Bengkulu, maka masyarakat yang kurang mampu dapat dibantu agar kesejahteraan dapat meningkat, sehingga mereka tidak lagi sebagai penerima tapi pembayar zakat.

Baca Juga: Pedagang Eceran Gas Elpiji 3 Kg Diimbau Mendaftar Jadi Pangkalan Resmi, Bisa Untung Jutaan Rupiah dalam Sebulan!

Sementara itu, Kepala Baznas Provinsi Bengkulu, Fazrul Hamidy mengatakan, dana zakat dan infak yang dihimpun pada tahun 2024 lalu tercatat sebanyak Rp 8,5 miliar. Dana zakat dan infak tersebut, 80 persen disalurkan ke mustahit.

Dana zakat dan infak yang dihimpun Baznas Procvinsi Bengkulu sebanyak Rp 8,5 niliar itu, sebesar 60 persen dari berasal dari ASN jajaran Pemprov Bengkulu, sebesar 20 persen dari bank umum milik daerah, terutama Bank Bengkulu, dan sisanya dari dunia usaha dan masyarakat perorangan.

Halaman:

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB