nasional

Viral Skandal Kekerasan Brandoville Studio, Ini Analisis Seputar Kekerasan Verbal di Media Sosial

Senin, 16 September 2024 | 10:56 WIB
Poster penutupan Brandoville Studio. (Instagram.com/@brandoville_studios)


Lindungan Anonimitas


Kekerasan verbal online hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari perundungan digital, pelecehan seksual online, hingga ujaran kebencian.


Anonimitas menjadi salah satu faktor kunci yang mendorong tindakan kekerasan verbal di media sosial.

Baca Juga: Ladang Ganja Seluas 600 Meter di Distrik Waris
Dengan bersembunyi di balik layar, pelaku dapat bersembunyi di balik layar dan tidak terbebani konsekuensi langsung dari ucapannya.


Hal ini menciptakan ilusi kekebalan yang mendorong perilaku agresif, dan Ini juga yang menyebabkan ekosistem game online dan media sosial sangat rentan dengan perundungan digital.


Perlindungan Terhadap Kekerasan Verbal


Regulasi Basic Online Safety Expectations (BOSE) di Australia, menetapkan standar keamanan bagi platform digital.

Baca Juga: Pemuda Pancasila Bengkulu Dukung Program Pembangunan di Era Gubernur Rohidin
Selain itu, terdapat mekanisme pelaporan yang jelas, transparan, dan perlindungan khususnya untuk anak-anak.


Pendekatan ini dapat melengkapi UU ITE melalui program literasi digital, dan mewajibkan platform untuk mengembangkan kebijakan penggunaan konten yang lebih ketat.

Baca Juga: Pemprov Bengkulu Akan Perjuangkan Kesejahteraan dan Fasilitas TKBM Pelabuhan Pulau Baai
Dengan mengadopsi prinsip-prinsip BOSE, Indonesia berpotensi dapat menciptakan ekosistem digital yang lebih aman.*

 

 

Halaman:

Tags

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB