Ia menilai, Jateng mempunyai prospek yang sangat bagus, karena memiliki lokasi yang strategis, transportasi yang baik, dan iklim usaha yang kondusif.
"Tiongkok merupakan pasar yang besar. Saat ini ada sekitar 400 juta rakyat menengah, diprediksi pada 2035 meningkat menjadi 800 ribu rakyat menengah," katanya.
Baca Juga: Optimalkan Implementasi BCMS, Cara Semen Gresik Perkokoh Ketahanan Operasional Bisnis Perusahaan
Selain bidang ekonomi, pariwisata, dan olahraga, kata dia, sektor pendidikan merupakan salah satu aspek penting untuk berkembangnya kerja sama antar kedua negara.
Karenanya, ia berberharap dengan pendidikan berkualitas tinggi antara kedua negara, dapat meningkatkan kerja sama yang berkualitas tinggi pula antara kedua negara.
Baca Juga: SIG Tanam Lebih dari 500 Ribu Pohon di Lahan Pascatambang Pabrik Tuban
"Seperti dari Provinsi Guangxi, Kota Beihai juga memiliki banyak SMK dan ingin bekerja sama dengan SMK-SMK yang ada di Semarang dan daerah lain Jawa Tengah. Kemudian Provinsi Fujian juga setuju ingin mengadakan pertukaran pemuda," katanya.*