nasional

Prabowo Dorong Efisiensi Energi Lewat Pemangkasan Jalur Logistik dan Akselerasi Energi Terbarukan

Jumat, 27 Juni 2025 | 07:12 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri acara Town Hall Danantara Indonesia 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Senin 28 April 2025.




Bondowoso, SUARA PEMBARUAN – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmennya dalam meningkatkan efisiensi energi nasional melalui pemangkasan rantai logistik yang selama ini dinilai memberatkan dari sisi biaya. Inisiatif ini merupakan bagian dari langkah besar pemerintah menuju kemandirian energi sekaligus transisi menuju sumber energi yang lebih bersih.

"Dalam mewujudkan agenda besar ini, pemerintah akan terus bersinergi dengan sektor swasta, mitra internasional, BUMN, serta pemerintah daerah. Bahkan, kita memiliki peluang untuk menjadi salah satu negara yang lebih awal mencapai target nol emisi karbon. Yang tak kalah penting, efisiensi energi bisa dicapai dengan memangkas jalur logistik yang masih mahal," ujar Prabowo saat meresmikan proyek Pembangunan dan Pengoperasian Energi Terbarukan di 15 provinsi serta peningkatan produksi minyak di Blok Cepu, Bondowoso, Kamis (26/6).

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan terkini, Indonesia memiliki potensi cadangan minyak dan gas yang besar, dan teknologi yang tersedia saat ini mampu mempercepat distribusi energi, khususnya ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.

“Energi terbarukan, terutama tenaga surya, merupakan masa depan bangsa. Dengan memanfaatkan tenaga surya, setiap wilayah—dari desa hingga pulau terpencil—berpotensi untuk mandiri secara energi. Ini adalah harapan besar bagi masa depan Indonesia,” tegasnya.

Sebagai bagian dari agenda strategis nasional, Prabowo menyebutkan bahwa swasembada dalam sektor pangan, energi, dan hilirisasi industri menjadi prioritas utama.

Dalam konteks tersebut, efisiensi logistik dipandang sebagai elemen krusial yang akan menentukan keberhasilan program-program strategis tersebut.*

 

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB