Tak Hanya Tumbuh, Tapi Juga Berakar
Menjaga akar bukan berarti menolak perubahan. Menyongsong masa depan bukan berarti melupakan sejarah. Keduanya harus berjalan beriring—karena bangsa yang kuat adalah bangsa yang tahu dari mana ia datang, dan ke mana ia hendak menuju.
Indonesia tak kekurangan harapan. Yang dibutuhkan adalah keberanian untuk menata ulang arah pembangunan—agar lebih manusiawi, berkeadilan, dan berbudaya.
Jika kita gagal menjaga akar, kita akan tercerabut. Jika kita lalai menatap masa depan, kita akan tertinggal. Maka, di tengah perubahan ini, kita harus menjadi bangsa yang tegak berdiri di atas nilai, namun lincah bergerak dalam inovasi.(*)