nasional

PM Malaysia Ungkap Isi Pembicaraan dengan Prabowo Soal Kenaikan Tarif Impor AS

Senin, 5 Mei 2025 | 13:11 WIB

Kuala Lumpur, SUARA PEMBARUAN – Wacana mengenai kebijakan balasan atas kenaikan tarif impor oleh Amerika Serikat (AS) kembali menjadi sorotan global. Indonesia dan Malaysia termasuk di antara negara-negara yang terkena dampaknya akibat kebijakan yang pertama kali diberlakukan di era Presiden Donald Trump dan kini tengah dinegosiasikan ulang.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyampaikan bahwa dirinya baru saja melakukan percakapan via telepon dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, membahas isu tersebut.

"Pembicaraan kami mencakup berbagai hal penting, salah satunya mengenai dampak kebijakan tarif baru dari Amerika Serikat," ungkap Anwar dalam pernyataan yang dibagikan melalui akun Instagram @anwaribrahim_my pada Minggu, 4 Mei 2025.

Anwar menjelaskan bahwa dalam pembicaraan tersebut, keduanya juga menyinggung soal penguatan hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia.

Prabowo, menurut Anwar, juga mengundangnya untuk melakukan kunjungan kerja ke Jakarta dalam waktu dekat.

"Kami sepakat untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor demi kepentingan bersama kedua negara," tambah Anwar.

Ia menyampaikan keyakinannya bahwa hubungan erat antara kedua negara tetangga itu akan menjadi modal penting menghadapi dinamika global, termasuk tekanan ekonomi dari kebijakan dagang AS.

"Saya dan Presiden Prabowo memiliki pandangan yang sama, bahwa kolaborasi yang erat antara Malaysia dan Indonesia akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat," tutur Anwar.

Anwar menutup pernyataannya dengan menyebut bahwa keduanya juga sempat membahas persiapan menjelang KTT ASEAN 2025 yang akan digelar di Kuala Lumpur pada akhir Mei mendatang.

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB