nasional

Prabowo Akui Komunikasi Kurang Ditengah Gejolak Ekonomi RI: Saya Bertanggung Jawab!

Rabu, 9 April 2025 | 10:28 WIB
Presiden Prabowo Subianto

Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Presiden RI, Prabowo Subianto menyoroti gejolak Ekonomi RI dalam periode memasuki 6 bulan masa kepemimpinannya sejak dilantik pada Oktober 2024 lalu.Baca Juga: Jateng Antisipasi Dampak Kenaikkan Tarif Resiprokal Amerika Serikat

Terlebih, gelombang tarif perdagangan global menjadi tantangan tersendiri bagi perekonomian RI di bawah kepemimpinannya.

Terkait hal itu, Prabowo mengakui komunikasi dari pemerintah yang dipimpinnya kurang baik dan hal itu menjadi tanggung jawabnya sebagai pemimpin.Baca Juga: Ahmad Luthfi Harap Sinergisitas Pemprov dan DPRD Jateng Terus Terjaga

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri acara sarasehan ekonomi bertajuk Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Indonesia di Tengah Gelombang Tarif Perdagangan yang dihadiri oleh berbagai kalangan.

Sarasehan ekonomi itu dihadiri oleh para ekonom, perwakilan investor, hingga pemimpin redaksi media.Baca Juga: Pemprov Jateng Tata Ulang OPD untuk Maksimalkan Pelayanan Masyarakat

"Saya sadar dalam beberapa minggu lalu bahwa komunikasi dari pemerintah yang saya pimpin memang agak kurang. Dan karena itu saya bertanggung jawab," kata Prabowo pada acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden Republik Indonesia di Jakarta, pada Selasa, 8 April 2025.Baca Juga: Pembangunan Masjid Agung Bengkulu Tengah Tahap Pertama Dianggarkan Rp 4,8 Miliar

Prabowo menuturkan kegiatan sarasehan ekonomi tersebut atas permintaannya agar tokoh di bidang ekonomi dapat menjelaskan situasi perekonomian nasional dan global saat ini secara riil.

Presiden RI itu menilai, sudah saatnya pemerintah yang ia pimpin lebih komunikatif dan proaktif dalam memberi keterangan tentang kondisi terkini.Baca Juga: ASN Pemkot Bengkulu Berprestasi Dijanjikan Wali Kota Umroh dan Karier Bagus

"Saya minta acara ini diselenggarakan karena saya merasa setelah memasuki masa 6 bulan bekerjanya pemerintah yang saya pimpin," tegas Prabowo.

"Sebagai pemegang mandat dari bangsa, dari rakyat sejak 20 Oktober 2024, sudah saatnya lebih komunikatif, lebih proaktif dalam memberi keterangan-keterangan tentang keadaan yang berlaku," sambungnya.*

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB