Pamit Undur Diri, Mbak Ita: Maturnuwun telah Bersama-sama Membangun Kota Semarang

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 18 Februari 2025 | 18:29 WIB
Mbak Ita menangis terharu dalam pelukan para ASN Pemkot saat pamit undur diri dari jabatan walikota yang telah habis.
Mbak Ita menangis terharu dalam pelukan para ASN Pemkot saat pamit undur diri dari jabatan walikota yang telah habis.

Semarang, SUARA PEMBARUAN – Dalam suasana penuh kehangatan, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, atau yang akrab disapa Mbak Ita menyampaikan permohonan pamit di hadapan ASN Pemerintah Kota Semarang.Baca Juga: Wapres Gibran Apresiasi Kinerja Taruna Ikrar, Kepala BPOM RI Sukseskan Asta Cita

Pada kegiatan apel yang digelar di halaman Balaikota, Selasa (18/2) pagi, jelang berakhirnya masa jabatan, Mbak Ita juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga Kota Semarang atas dukungan dan partisipasi yang diberikan di dalam ikut membangun Kota Semarang.

“Saya mengucapkan terima kasih tidak hanya kepada teman-teman di Pemerintah Kota Semarang, tetapi juga kepada seluruh stakeholder yang telah bersama-sama membangun kota ini,” ujarnya.Baca Juga: Jelang Retret Kepala Daerah: Wakil Kepala Daerah Tidak Mengikuti Rangkaian Acara Secara Utuh

Mbak Ita juga mengakui bahwa masih ada pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, namun dirinya yakin bahwa kepemimpinan selanjutnya akan mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan.

“Apa yang sudah dikerjakan selama ini, saya yakin Ibu Agustin selaku Wali Kota terpilih akan mampu meneruskan, baik program dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kota. Saya yakin beliau akan membawa inovasi dan visi-misi baru untuk Semarang periode 2025-2030,” tambahnya.Baca Juga: Mobil BMW Putih Pake Nopol Palsu dan Tak Senonoh di Malang Ternyata untuk Konten TikTok, Disanksi Tilang dan Denda Rp500 Ribu

Sebagai seorang pemimpin, Mbak Ita menyadari bahwa gaya kepemimpinannya mungkin berbeda dengan pemimpin sebelumnya dan yang akan datang. Oleh karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf apabila ada hal yang kurang berkenan selama kepemimpinannya.

“Kami juga mohon maaf apabila ada salah, baik yang disengaja maupun tidak. Saya menyadari bahwa setiap pemimpin memiliki gaya berbeda, mungkin ada hal yang kurang berkenan bagi bapak ibu sekalian. Namun, saya berharap silaturahmi tetap terjalin karena kita hidup berdampingan,” tutur Mbak Ita.Baca Juga: Trump Tutup USAID, Kanada Buka Peluang Kerja Sama

Meskipun akan segera mengakhiri masa jabatannya pada 19 Februari 2025, Mbak Ita menegaskan bahwa dirinya tetap akan berkarya dan berkontribusi untuk Kota Semarang di berbagai bidang.

“Walaupun saya sudah tidak menjadi Wali Kota, saya tetap mencintai kota ini. Masih banyak cara untuk berkarya, tidak harus melalui pemerintahan. Saya akan lebih fokus di bidang ketahanan pangan, pertanian, stunting, kesehatan, dan hal-hal lain yang bisa saya sumbangkan untuk masyarakat,” tegasnya.Baca Juga: Kendalikan Inflasi Jelang Ramandan, TPID Bengkulu Gelar Pasar Murah Sembako

Acara yang dihadiri oleh seluruh pegawai Pemkot di lingkungan Balaikota dan Gedung Pandanaran, camat, lurah, Sekcam se-Kota Semarang, serta para Direktur BUMD ini berlangsung dalam suasana penuh haru dan keakraban. Banyak peserta yang memberikan apresiasi atas dedikasi Mbak Ita selama ini, sekaligus mendoakan agar beliau sehat dan terus menginspirasi.

Sebagai penutup, Mbak Ita kembali menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh warga kota Semarang yang telah mendukungnya selama menjabat sebagai Wakil Wali Kota hingga Wali Kota.Baca Juga: Ronaldo Bakal Sambangi Kupang Pakai Private Jet: Ini Sederet Aksi Sosial Sang Mega Bintang Sepak Bola Itu di Indonesia

“Matur nuwun sederek-sederek warga Kota Semarang, para stakeholder yang telah memberikan support sehingga kota ini bisa seperti sekarang. Saya mohon maaf apabila masih ada hal-hal yang mengganjal dan saya berharap bisa dimaafkan,” tutupnya dengan penuh harap.

Acara ini menjadi momen yang menguatkan bahwa kepemimpinan boleh berganti, tetapi persaudaraan dan cinta untuk Kota Semarang akan selalu terjaga.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X