Pemprov Pastikan Persedian Sembako Jelang Ramadan di Bengkulu Aman

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Kamis, 6 Februari 2025 | 07:11 WIB
Sekda Bengkulu Haryadi pimpin rapat lintas instansi bahas stok sembako hadapi bulan Ramadan di Bengkulu.(Foto/Ist)
Sekda Bengkulu Haryadi pimpin rapat lintas instansi bahas stok sembako hadapi bulan Ramadan di Bengkulu.(Foto/Ist)

Bengkulu, SUARAPEMBARUAN-Persedian bahan kebutuhan pokok (sembako) di Bengkulu menghadapi bulan Ramadan dipastikan dalam keadaan aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir karena stoknya di daerah ini cukup banyak.

“Kita pastikan stok sembako di Bengkulu menghadapi bulan Ramadan hingga Idulfitri 1446 Hijriyah dalam keadaan aman dan terkendali. Masyarakat tidak perlu panik dan melakukan aksi borong sembako,” kata Pj Sekdaprov Bengkulu, Haryadi, di Bengkulu, Rabu (5/2/2025).

Ia mengatakan, dari hasil monitoring Pemprov Bengkulu, stok sembako di 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu dalam keadaan cukup dan aman. Hal ini diketahui pada rapat lintas sektor di Kantor Pemprov Bengkulu.Baca Juga: 

Baca Juga: Pasangan Dedy Wahyudi-Roni Tobing Ditetapkan KPU sebagai Wali Kota dan Wawali Kota Bengkulu Terpilih

“Melalui rapat lintas sektor ini, kita dapat mempersiapkan ketahanan pangan di Bengkulu, khususnya menjelang Ramadhan dan Idulfitri yang setiap tahunnya selalu kita siapkan,” jelasnya.

Dalam upaya mengendalikan lonjakan harga sembako dan kebutuhan pokok lainnya selama Ramadan dan menjelang Idulfitri, Pemprov Bengkulu berkolaborasi dengan instansi teknis terkait, seperti Bulog Divre Bengkulu serta pemerintah kabupaten dan kota, untuk menggelar pasar murah selama bulan Ramadan.

“Kami menyiapkan minimal satu kali pelaksanaan pasar murah di setiap kabupaten dan kota, yang diakomodasi oleh Pemprov Bengkulu bersama mitra. Selain itu, biasanya pasar murah juga diselenggarakan oleh pemerintah daerah masing-masing,” tambah Haryadi.

Setelah Penembakan yang Tewaskan 2 TKI, Mendagri Malaysia Ungkap soal Adanya Dugaan Penyelundupan Narkoba atau Senjata

Sementara itu, berdasarkan data Biro Ekonomi Provinsi Bengkulu, dalam sepekan terakhir beberapa harga sembako di pasaran mulai mengalami kenaikan. Di antaranya cabai merah dan minyak goreng kenaikannya mencapai persen dari sebelumnya.

Bahkan, harga minyak goreng dari berbagai merek di Bengkulu, dalam dua pekan ini sudah tiga kali naik. Kenaikan ini harga minyak goreng sebagai imbas dari kenaikan PPN 12 persen bukan karena stok terbatas.

Mengantisipasi terus melonjaknya harga sembako, Pemprov Bengkulu bersama instansi teknis berencana melakukan operasi pasar secara berkala,” demikian Haryadi.

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan LPG di Masyarakat, Pertamina Patra Niaga Gelontorkan Tambahan 900 Ribu Lebih Tabung LPG Melon ke wilayah Jateng DIY Minggu Ini

Dari pantuan di pasar tradisional di Bengkulu, hampir seluruh bahan sembako di daerah ini mulai bergerak naik meski bulan Ramadan masih satu bulan lagi. Kenaikan harga sembako berkisar antara Rp 500-Rp 1.000/kg dari setiap jenisnya.

Namun, harga beras lokal kini masih stabil meski beberapa daerah penghasil beras di Bengkulu tengah melaksanakan panen raya. Harga beras lokal saat ini tercatat Rp 21.000/cupak setara 1,6 kg. Sedangkan beras Bulog Rp 52.000/karung isi 5kg.

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X