Sederet Proyek Strategis PGN Perluas Infrastruktur Energi Masa Depan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 9 November 2024 | 10:28 WIB
Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko dalam Earning Calls Kinerja Konsolidasian 9M-2024 di Jakarta, (06/11/2024).
Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko dalam Earning Calls Kinerja Konsolidasian 9M-2024 di Jakarta, (06/11/2024).

 



Jakarta, SUARA PEMBARUAN – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, terus berupaya meningkatkan kapasitas operasional dan memperluas infrastruktur gas bumi untuk mendukung ketahanan energi Indonesia.

Pada Triwulan III 2024, sejumlah proyek strategis PGN telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dan dirancang dengan fokus pada kontribusi jangka panjang terhadap sektor energi. Beberapa proyek utama yang tengah berjalan meliputi:Baca Juga: Bawaslu Imbau Kades dan Perangkat Desa Bersikap Netral di Pilkada Kaur

1. Pembangunan Pipa Gas Tegal – Cilacap
Proyek ini merupakan bagian dari strategi Grow PGN, yang bertujuan untuk memperluas infrastruktur gas bumi di Pulau Jawa, khususnya di sisi selatan. Pipa gas Tegal – Cilacap akan mendukung proyek gasifikasi Kilang RU IV Cilacap dengan kapasitas 36 MMSCFD.

Saat ini, PGN sedang dalam tahap penyusunan perjanjian komersial dengan PT Kilang Pertamina Internasional dan pelaksanaan studi desain FEED (Front End Engineering Design) serta pengurusan perizinan.

2. Pembangunan Pipa Transportasi Minyak Cikampek – Plumpang
Sebagai bagian dari strategi Adapt, PGN juga melakukan diversifikasi portofolio bisnis melalui pembangunan pipa transportasi minyak antara TBBM Cikampek dan TBBM Plumpang. Proyek ini dikerjakan oleh anak perusahaan PGN, PT Pertamina Gas (Pertagas), yang bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga (PPN).

Pipa sepanjang 96 km dengan diameter 16 inci ini direncanakan akan mengangkut 4,6 miliar liter minyak per tahun dan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2027.

Saat ini, kedua perusahaan sedang menyusun perjanjian penyediaan jasa dan mempersiapkan tender EPC.Baca Juga: Jelang Laga di GBK, Intip Perbandingan Harga Pasar Pemain Indonesia vs Jepang: Bisa Tebak yang Nilainya Paling Tinggi?

3. Proyek Jaringan Gas Rumah Tangga (Gaskita)
Sejak dimulai pada 2021, program Gaskita telah mengalirkan gas bumi ke sektor rumah tangga di 36 kota/kabupaten di Indonesia.

Di Jawa Tengah Selatan, PGN juga mengembangkan jaringan gas berbasis CNG (Compressed Natural Gas) untuk menggantikan jaringan pipa konvensional. Hingga September 2024, konstruksi proyek ini telah mencapai 88%, dengan 2.076 km pipa terpasang dan 123.371 sambungan rumah (SR) yang sudah terpasang dari target 290.400 SR.

4. Revitalisasi Terminal LNG Arun
Terminal LNG Arun yang terletak di kawasan strategis dekat pasar LNG di Asia Tenggara dan Selatan, sedang menjalani revitalisasi untuk menjadikannya pusat LNG terkemuka di kawasan tersebut.

Salah satu langkah awal adalah revitalisasi tangki F-6004 yang sudah tidak beroperasi sejak 2004. Hingga September 2024, kemajuan revitalisasi telah mencapai 35,33%.Baca Juga: Gak Takut! Rezky Aditya Siap Jalani Tes DNA Soal Kasus Penelantaran Anak: Intip 3 Fakta Terbaru Usai Dipanggil Polda Metro Jaya

5. Pengembangan Biomethane
Dalam mendukung transisi energi dan dekarbonisasi industri, PGN sedang mengembangkan proyek biomethane, memanfaatkan limbah kelapa sawit sebagai sumber energi alternatif.

Proyek ini bekerja sama dengan konsorsium Jepang untuk mengembangkan fasilitas biomethane dan telah menyelesaikan studi kelayakan serta FEED untuk kilang biomethane.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X