Semarang, SUARA PEMBARUAN – From zero to hero. Dari bukan siapa-siapa, kini namanya dikenal karena strategi bisnisnya yang terbilang unik dan jitu.
Strategi itu pun bukan yang neko-neko dan jlimet. Tapi strategi sederhana: berbagi kepada sesama.
Strategi sederhana namun penuh makna itu yang dilakukan Ngatman, pemilik Atfa Barbershop.
"Saya tergerak dan memikirkan berapa banyak anak yang membutuhkan jasa saya, sehingga saya ingin berbagi lebih banyak lagi," ungkap Ngatman, di kios cukurnya yang berlokasi di Jalan Raya Kangkung No 1, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal.
Kebesaran jiwa sosial Ngatman tidak berhenti sampai disitu, dirinya juga kerap memberikan pelatihan gratis bagi para pengangguran terkait keterampilan cukur rambut.
Baca Juga: Heroik! Demi Bisa Mengabdi di Indonesia, Firnando Ganinduto Tolak Gaji Puluhan Juta di Amerika
”Salah satu tantangan menjalankan usaha ini adalah ketika merekrut karyawan, di mana untuk merekrut karyawan yang andal sangat susah. Kita perlu melatih supaya karyawan tersebut memiliki skill yang baik,” ujarnya.
Dari situ, Ngatman tergerak untuk memberikan pelatihan secara gratis bagi pengangguran dan para remaja yang tidak memiliki aktivitas.
”Disitu kita melatih potong dari awal sampai kita pendampingan berwirausaha,” kata Ngatman.
Pelatihan gratis itu kemudian diperluas dan dijalankan lebih sering dengan bekerjasama Disnaker (Dinas Tenaga Kerja).
”Untuk awal mulanya kita mengajukan proposal ke Disnaker sampai akhirnya diterima. Sekarang kita bekerjasama dengan Lembaga Kursus Pelatihan IMMA (LKP IMMA) untuk membuka pelatihan potong rambut dan barbershop,” ungkap Ngatman.
Artikel Terkait
SMEXPO 2024 Jadi Media UMK Binaan Pertamina Mengembangkan Pasar
Meriah, Pertamina SMEXPO Makassar 2024
Resmikan Bengkel EduPreneur, Pertamina Patra Niaga Berdayakan Masyarakat Nelayan dan Buka Lapangan Kerja Baru
Kekeringan di Maros, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Salurkan Bantuan Air Bersih
Libur Panjang Maulid Nabi, Pertamina Patra Niaga JBT Catat Kenaikan Konsumsi BBM dan LPG di Jateng dan DIY