Usaha Cukurnya Jadi Peserta UMK Pertamina Academy, Ini Kiat Ngatman Sang Pemilik Hingga Sukses Buka Cabang

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 27 September 2024 | 08:47 WIB
Ngatman, pemilik kios cukur Atfa Barbershop, yang terpilih sebagai peserta Pertamina UMK Academy 2024. (Pertamina Patra Niaga RJBT)
Ngatman, pemilik kios cukur Atfa Barbershop, yang terpilih sebagai peserta Pertamina UMK Academy 2024. (Pertamina Patra Niaga RJBT)

Semarang, SUARA PEMBARUAN – From zero to hero. Dari bukan siapa-siapa, kini namanya dikenal karena strategi bisnisnya yang terbilang unik dan jitu.

Strategi itu pun bukan yang neko-neko dan jlimet. Tapi strategi sederhana: berbagi kepada sesama.

Strategi sederhana namun penuh makna itu yang dilakukan Ngatman, pemilik Atfa Barbershop.

Baca Juga: TPNPB Kodap Yambi Bertanggungjawab Atas Penyerangan di Puncak Jaya, Satu Anggota Polri Meninggal Tertembak


"Saya tergerak dan memikirkan berapa banyak anak yang membutuhkan jasa saya, sehingga saya ingin berbagi lebih banyak lagi," ungkap Ngatman, di kios cukurnya yang berlokasi di Jalan Raya Kangkung No 1, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal.

Kebesaran jiwa sosial Ngatman tidak berhenti sampai disitu, dirinya juga kerap memberikan pelatihan gratis bagi para pengangguran terkait keterampilan cukur rambut.

Baca Juga: Heroik! Demi Bisa Mengabdi di Indonesia, Firnando Ganinduto Tolak Gaji Puluhan Juta di Amerika

”Salah satu tantangan menjalankan usaha ini adalah ketika merekrut karyawan, di mana untuk merekrut karyawan yang andal sangat susah. Kita perlu melatih supaya karyawan tersebut memiliki skill yang baik,” ujarnya.

Dari situ, Ngatman tergerak untuk memberikan pelatihan secara gratis bagi pengangguran dan para remaja yang tidak memiliki aktivitas.

Baca Juga: Survei Pilwakot Semarang: Elektabilitas Yoyok-Joss Ungguli Agustina-Iswar, Masih Ada Swing Voters 33,49 Persen

”Disitu kita melatih potong dari awal sampai kita pendampingan berwirausaha,” kata Ngatman.

Pelatihan gratis itu kemudian diperluas dan dijalankan lebih sering dengan bekerjasama Disnaker (Dinas Tenaga Kerja).

Ngatman saat memberikan pelatihan barbershop.

”Untuk awal mulanya kita mengajukan proposal ke Disnaker sampai akhirnya diterima. Sekarang kita bekerjasama dengan Lembaga Kursus Pelatihan IMMA (LKP IMMA) untuk membuka pelatihan potong rambut dan barbershop,” ungkap Ngatman.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X