Ramai Isu Data NPWP 6 Juta Warga Indo Bocor di Tangan Bjorka, Inilah Faktor Penyebab dan Cara Menghindarinya

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 23 September 2024 | 11:10 WIB
Ilustrasi foto. (Unsplash.com / Towfiqu Barbhuiya)
Ilustrasi foto. (Unsplash.com / Towfiqu Barbhuiya)

SUARA PEMBARUAN - Peretas atau hacker bernama Bjorka diduga membocorkan 6 juta data nomor pokok wajib pajak atau NPWP masyarakat Indonesia.

Bahkan, data yang diduga bocor itu diklaim milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta dua anaknya, yaitu Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Viralnya dugaan Bjorka meretas 6 juta data NPWP warga Indonesia itu bermula dari informasi dari Konsultan Keamanan Siber Jakarta bernama Teguh Aprianto di media sosial X.

Baca Juga: Menuju Ajang Balapan Motor Kelas Dunia di Mandalika 2024, Ini 4 Fakta Menarik yang Wajib Diketahui Pecinta Balapan MotoGP

"Sebanyak 6 juta NPWP diperjualbelikan dengan harga sekitar 150 juta rupiah. Data yang bocor diantaranya NIK, NPWP, alamat, nomor HP, dan email," tulis Teguh dalam cuitan akun X @secgron, pada Rabu, 18 September 2024 lalu.


"NPWP milik Jokowi, Gibran, Kaesang, Menkominfo, Sri Mulyani, dan menteri lainnya juga dibocorkan pada sampel yang diberikan oleh pelaku," sebutnya.


Teguh merupakan sosok pendiri Ethical Hacker Indonesia. Komunitas tersebut bertujuan untuk melawan kejahatan siber di Indonesia.


Lantas, apa yang dimaksud dengan kebocoran data oleh hacker Bjorka, serta bagaimana bisa data sebanyak 6 juta NPWP itu bocor?


Apa Itu Kebocoran Data?


Kebocoran data merupakan pelanggaran keamanan data terlindungi disalin, dilihat, dicuri, ataupun digunakan hacker sebagai pihak yang tidak berwenang.


Data tersebut dapat memicu adanya ancaman keamanan siber, karena disalahgunakan kembali oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: iShowSpeed ke Indonesia, Intip 4 Hal yang Bikin Streamer Jenaka Ini Penasaran Tentang Indonesia
Oleh karena itu, jika data pribadi tersebut jatuh ke pihak yang tidak bertanggung jawab, maka berpotensi menimbulkan risiko terhadap terjadinya pencurian identitas dan penipuan.


Apa Faktor Penyebab Kebocoran Data Pribadi?


Terdapat tiga faktor penyebab terjadinya kebocoran data, berikut ini di antaranya:

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Sumber: Media Sosial X, Poltek SSN, Kemenkeu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X