Ini Anugerah Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN untuk Nana Sudjana

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 12 September 2024 | 15:01 WIB
Nana Sudjana saat menerima penghargaan dalam penutupan acara BKP di Gedung  Gradhika Bhakti Praja Semarang, Kamis (12/9).
Nana Sudjana saat menerima penghargaan dalam penutupan acara BKP di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Kamis (12/9).

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana mendapatkan penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), karena mampu memperdayakan para praja IPDN di wilayah kerjanya.

Nana menyampaikan apresiasinya kepada 1.117 praja yang telah melaksanakan tugas pengabdian Bhakti Karya Praja (BKP) sejak 12 Agustus hingga 10 September 2024 dengan baik.

Baca Juga: Satgas Pangan Polri Dukung Program Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Jateng

Mereka melakukan pengabdian di 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 58 Unit Pelaksana Tugas (UPT) yang tersebar di 21 kabupaten/ kota.

"Para praja dapat melaksanakan tugas dengan baik. Mereka mampu melaksanakan kegiatan-kegiatan, memberikan kontribusi, dan masukan kepada Pemprov Jateng. Hal-hal yang positif maupun negatif, kekurangan maupun kelebihan, mereka sampaikan," kata Nana saat menutup acara BKP di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Kamis (12/9).

Baca Juga: Sulap Gulma Jadi Karya Berguna, Bengok Craft Lolos Seleksi Pertamina UMK Academy

Kontribusi yang diberikan, menurut Nana, memiliki dampak positif baik bagi Pemprov Jateng maupun bagi praja sendiri. Bagi Pemprov Jateng, akan mendorong agar provinsi berpenduduk lebih dari 37 juta ini, semakin baik memberikan layanan dan kesejahteraan masyarakat. Sementara manfaat positif bagi praja adalah mempraktikkan ilmu dalam penyelenggaraan pemerintahan, yang akan berdampak baik pula untuk maayarakat.

Baca Juga: Enam Penghargaan Diboyong Gowa di Harganas Sulsel

"Harapannya para praja dapat mengambil nilai-nilai penting selama proses kegiatan berinteraksi dengan masyarakat,” kata Nana.

Sementara itu, Rektor IPDN, Hadi Prabowo mengatakan, pelaksanaan BKP diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praja terhadap tata kelola pemerintahan. Dengan begitu, bisa mempercepat pencapaian program-program prioritas.

Baca Juga: Ini Cara Jateng Agar Transportasi Massal Terintegrasi di 35 Kabupaten/Kota

Berdasarkan hasil BKP selama sebulan, Hadi menyimpulkan, para praja IPDN mampu bersinergi dengan ASN untuk melaksanakan tanggungjawab bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

Hadi memaparkan beberapa capaian yang berhasil dilakukan mahasiswanya. Dalam pelaksanaan bidang aset daerah, praja telah melakukan inventarisasi dan pendataan terhadap aset pemerintah daerah, termasuk pula dalam pemberdayaan asetnya. Mereka juga mampu melakukan penilaian atas 10 bidang tanah dan bangunan.

Baca Juga: Terapkan Perekonomian Syariah, Jateng Tumbuh Positif

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X