Vita Mahreyni menambahkan, untuk mendukung pertumbuhan profitabilitas secara berkelanjutan, SIG mendorong efisiensi melalui optimalisasi operasional. Pengelolaan arus kas dan permodalan yang maksimal juga dilakukan untuk menjaga likuiditas Perusahaan tetap kuat dengan solvabilitas yang baik.
Terbukti, sepanjang semester pertama tahun 2024, SIG mampu menjaga ketahanan keuangan dengan mencatatkan arus kas dari operasi yang positif, sehingga mampu terus menurunkan saldo hutang dan mempertahankan rasio solvabilitas yang sehat.
Pada semester I, SIG telah melunasi Obligasi Berkelanjutan I Tahap II tahun 2019, senilai Rp3,36 triliun. Pelunasan obligasi tersebut berujung pada penurunan liabilitas berdampak bunga SIG dan penurunan beban keuangan sehingga mendukung capaian profitabilitas yang positif.
“SIG berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan kinerja yang positif sehingga dapat memenuhi komitmen keuangan jangka panjang, sekaligus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Vita Mahreyni.*
Artikel Terkait
SIG Boyong Penghargaan The Most Extraordinary Women Business Leaders 2024
SIG Pasok Beton Siap Pakai Untuk Pembangunan Jalan Tol Bayung Lencir – Tempino, Hubungkan Jambi Hingga Lampung
SIG Fokus Ciptakan Peluang Pertumbuhan dari Semen Hijau dan Solusi Berkelanjutan
Terapkan Aspek Keberlanjutan dalam Proses Bisnis dan Operasional, SIG Raih Tiga Penghargaan SPEx2 Award 2024
SIG Pamerkan Aplikasi Semen Hijau dan Solusi Beton Berkelanjutan di IKN