Dukung Gerakan Peduli Lingkungan di Sekolah, Pemprov Jateng Diganjar Penghargaan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 12 Agustus 2024 | 11:29 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menerima penghargaan dalam acara "Appreciation Night Festival LIKE 2024" di Jakarta Convention Center, Kota Jakarta pada Sabtu (10/8) malam.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menerima penghargaan dalam acara "Appreciation Night Festival LIKE 2024" di Jakarta Convention Center, Kota Jakarta pada Sabtu (10/8) malam.


Jakarta, suarapembaruan.news - Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana meraih penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), atas dukungannya terhadap gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBHLS) 2024.

 

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar yang diterima Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno dalam acara "Appreciation Night Festival LIKE 2024" di Jakarta Convention Center, Kota Jakarta pada Sabtu (10/8) malam.

 Baca Juga: Gelar Jambore Petani Cilik, Upaya Pemkot Semarang Lahirkan Petani Milenial

Sumarno mengatakan, sudah banyak sekolah di Jateng yang melaksanakan gerakan PBLHS. Sekolah-sekolah tersebut diberi predikat sekolah Adiwiyata.

 

Berdasarkan penetapan tahun 2020 - 2024, jumlah Sekolah Adiwiyata se-Jateng sebanyak 2.128 unit atau 6,7 persen dari total jumlah sekolah di 35 kabupaten/kota di Jateng. Termasuk SMA/SMK/SLB yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi.

 Baca Juga: Rokok Ilegal di Jateng Rugikan Negara Rp121 Miliar

"Kita mendapat penghargaan untuk Sekolah Adiwiyata. Ini sesuatu yang sangat penting karena adanya sekolah-sekolah Adiwiyata, anak-anak lebih dini mengenali problem-problem dan peduli terhadap lingkungan," ujar Sumarno di sela penerimaan penghargaan.

 

Ia mendorong kepada SMA/SMK Negeri di Jateng agar menjadi motor penggerak sekolah-sekolah lain, sehingga para siswa bisa lebih peduli pada lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jateng, Widi Hartanto mengatakan, banyak program yang telah dibuat guna mendukung gerakan PBHLS, meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan peran peserta didik, pengembangan teknologi, dan kegiatan partisipatif.

 Baca Juga: Kapal KM Kirana I Terbakar di Perairan Semarang, Ditpolairud Polda Jateng Evakuasi 52 Kru Kapal

Adapun inovasi yang diciptakan antara lain Sistem Informasi Adiwiyata Jateng (Sidiajeng). Program ini merupakan platform digital yang bertujuan mengajak masyarakat memilah dan mengumpulkan sampah secara mandiri.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X