Semarang, suarapembaruan.news - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya mengembangkan jumlah kawasan industri di wilayahnya. Sebab, iklim investasi di provinsi ini terus menggeliat.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, kondisi wilayahnya dinilai kondusif untuk menanamkan investasi. Sebab, selain letak geografinya strategis, tenaga kerjanya masih kompetitif. Sehingga dinilai memiliki prospek untuk investor dalam negeri maupun luar negeri.
"Kami mengajak semua untuk berinvestasi dan mengembangkan industri di Jateng," kata Sumarno saat menghadiri rapat koordinasi nasional Himpunan Kawasan Industri (HKI) di Hotel Gumaya, Semarang, kemarin.
Baca Juga: OPD Dilingkup Pemprov Bengkulu Diminta Cek Data sebelum Dipublikasi
Sumarno menyebut, kawasan industri berperan penting dalam pertumbuhan industri di berbagai daerah. Selain memudahkan kegiatan industri, juga berdampak pada peningkatan perekonomian dan penyerapan tenaga kerja.
Karenanya, lanjut Sumarno, Pemprov Jateng terus berupaya menarik investor untuk menanamkan atau mengembangkan usahanya di Jateng.
"Tetapi kami tidak bisa berjalan sendiri, sehingga butuh dukungan dan kolaborasi dengan HKI," katanya.
Artikel Terkait
Investasi di Jateng Terus Tumbuh, Pengangguran Terbuka Menurun
Nana Sudjana Rangkul Kadin Untuk Gaet Investor
Terima Kunjungan Delegasi Amerika Latin dan Karibia, Nana Sudjana Dorong Peningkatan Ekspor dan Investasi
BUMD Bengkulu Mandiri dan Investor Italia Jalin Kerja Garap Potensi SDA Bumi Raflesia
Rob dan Banjir Semarang Terkendali, Nana Sudjana: Investor Lebih Nyaman Berinvestasi