Presiden Didampingi Mentan Tinjau Pompanisasi di Lampung

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Kamis, 11 Juli 2024 | 19:33 WIB
Presiden Joko Widodo didampingi Mentan Andi Amran Sulaiman, meninjau program pompanisasi di Desa Bandan Hurip, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis, (11/7/2024). (Ist)
Presiden Joko Widodo didampingi Mentan Andi Amran Sulaiman, meninjau program pompanisasi di Desa Bandan Hurip, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Kamis, (11/7/2024). (Ist)

LAMPUNG – Suarapembaruan.news. Program pemberian bantuan pompa untuk mengairi sawah dan lahan pertanian atau pompanisasi di Desa Bandan Hurip, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, ditinjau langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi), didampingi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, Kamis, (11/7/2024).

Program tersebut sangat didambakan masyarakat sebagai bentuk akselerasi pompanisasi di Lampung. Dan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi potensi kekeringan panjang yang terjadi di berbagai daerah pertanian di Indonesia, khususnya di Lampung

“Ya pompanisasi ini kan untuk mengantisipasi kalau terjadi kering panjang, terjadi gelombang panas, dan kita harus siap dulu, sehingga produktivitas petani, produksi beras kita tidak turun karena semua negara sekarang ini produksinya turun gara-gara gelombang panas dan kekeringan panjang,” ungkap Presiden Jokowi di hadapan awak media seusai peninjauan.

Berdasarkan peninjauannya, Jokowi mengatakan bahwa sistem irigasi di desa tersebut sudah baik. Namun, tetap diperlukan pompanisasi untuk mengalirkan air dari sumber air yang berada lebih rendah dibandingkan sawahnya.

“Saya lihat di sini karena irigasinya juga baik. Ini kita tarik airnya dari irigasi yang lebih rendah untuk masuk ke irigasi sekunder, tersier, bisa lari ke sawah sehingga kita harapkan yang biasanya tanam panen sekali bisa dua kali, yang sudah dua kali bisa tiga kali,” jelasnya.

Luas baku sawah di Kabupaten Lampung Selatan mencapai 38.688 hektare. Dari luas tersebut, potensi sawah tadah hujan mencapai 30.976 hektare.

Pemerintah telah menyalurkan bantuan 150 pompa untuk Kabupaten Lampung Selatan dari total 2.606 unit pompa untuk Provinsi Lampung. Kehadiran 150 pompa tersebut diharapakan dapat memenuhi kebutuhan pengairan untuk 1.650 hektare sawah.

Inisiatif pompanisasi menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi petani di Indonesia, serta mendukung upaya-upaya peningkatan produksi pangan lokal maupun nasional, terutama di tengah tantangan perubahan iklim yang kian nyata.

Di samping Mentan Amran, turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut yaitu Mendag  Zulkifli Hasan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Pj. Gubernur Lampung Samsudin, dan Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto. (SP.news/MK Said)

 

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

X