“Keberadaan pasar di PLBN Skouw ini jadi tumpuan warga Wutung, Papua Nugini, karena harganya lebih murah,” ucap Mathilda.
Sebagai informasi, kunjungan Pasar Skouw dapat melayani 100-150 pembeli dari Papua Nugini di hari biasa. Sedangkan, pada hari pasar yaitu hari Sabtu dapat melonjak hingga 1000 orang. Sebelum memasuki wilayah Indonesia, mereka harus melewati sejumlah pemeriksaan, baik dari pihak imigrasi, bea cukai, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Batalyon 501 serta karantina kesehatan.*
Artikel Terkait
KSP Kawal Tuntas Program Pemerintahan Presiden Jokowi Hingga Akhir Periode
Lantik Deputi IV dan V KSP, Moeldoko Tekankan Pentingnya Menjaga Legacy Presiden
Sambut Kemenangan Timnas U-23, KSP Kedatangan Atlet Remaja WNI yang Sekolah Bola di Jerman
Hardiknas, KSP: Jangan Ada Lagi Cerita Guru Terjerat Pinjol
Aktivis Penolak Tambak di Karimunjawa Divonis Bebas, KSP : Bukti Penegakan HAM dan Keadilan Tidak Pernah Mati