Operasi Ketupat Candi 2024 Dimulai, Jalur Tol Trans Jawa Jadi Perhatian Utama

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 3 April 2024 | 16:52 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat meresmikan dimulainya  Operasi Ketupat Candi 2024 di Kodam IV Diponegoro, Rabu, (3/4).
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat meresmikan dimulainya Operasi Ketupat Candi 2024 di Kodam IV Diponegoro, Rabu, (3/4).

Semarang, suarapembaruan.news - Sebanyak 12.506 personil gabungan TNI Polri dan Stakeholder, mulai hari ini sudah siaga di di 142 pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu di seluruh Jawa Tengah, sebagai bagian dari Operasi Ketupat Candi 2024.

“Polda Jateng siap menjamin keamanan masyarakat yang mudik di Jawa Tengah,” tegas Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi usai memimpin Apel Gabungan Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024 di Kodam IV Diponegoro, Rabu, (3/4).

Baca Juga: Sama Sekali Tak Risau dengan Ambisi MU

Apel Gabungan Gelar Pasukan diikuti oleh ribuan personel Polda Jateng, Kodam IV Diponegoro, Polrestabes Semarang, Kodim Kota Semarang, Dishub dan Satpol PP Propinsi Jawa Tengah.

Kapolda Jateng menyebut, Apel gelar pasukan ini adalah puncak dari kesiapan mengamankan arus mudik masyarakat di Jawa Tengah.

Baca Juga: Warga Terdampak Banjir Apresiasi Program Tebus Suka-suka yang Digelar Pemkot Semarang

Pengamanan tersebut digelar dalam bentuk kegiatan operasi kepolisian bersandi Ketupat Candi 2024 selama 14 hari dari tanggal 3 hingga 16 April 2024.
Untuk menjamin keamanan pemudik yang melintas di Jalur Pantura Brebes-Rembang, pihaknya akan mengawal pemudik secara estafet di setiap Chekpoin masing-masing kabupaten.

Baca Juga: Pergerakan Trafik di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani 60 Pesawat Per Hari dengan Rata-rata 7.107 orang Penumpang, 236 Ekstra Flight

“Jadi pengawalan roda dua nanti disiapkan mulai chekpoint Brebes estafet sampai Rembang. Ini demi keselamatan masyarakat yang melaksanakan mudik. Biasanya subuh mereka berangkat, kita kumpulkan di chekpoin lalu dikawal sampai ke tujuan,” jelas Kapolda.

Sistem pengawalan serupa juga akan diterapkan terhadap pemudik yang melintas di jalur tengah, jalur selatan dan jalur Daendels.

Baca Juga: Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat, Kapolri: Wujudkan Mudik Yang Aman dan Nyaman

Jalur Tol Trans Jawa, lanjut Kapolda, akan menjadi perhatian utama karena akan diberlakukan One Way Nasional mulai dari GT Cikatama – GT Kalikangkung terhitung mulai tanggal 5 s/d 9 April 2024.

Namun bila terjadi kepadatan arus yang melintas di GT Kalikangkung, pihaknya akan melakukan rekayasa lalulintas dengan memberlakukan One Way Lokal mulai GT Kalikangkung hingga Bawen atau Tingkir.

Baca Juga: Pemudik Diminta Waspadai Gelombang Tinggi di Pantura dan Pansela Jawa

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X