Selama ini, Riyanti mengaku selalu berusaha mencari berbagai kemungkinan bantuan pendidikan bagi putrinya. Namun di atas semua usaha yang dilakukan, ia percaya bahwa ada campur tangan Tuhan yang membuka jalan.“Alhamdulillah saat Salma dapat subsidi UKT 100 persen. Selama ini saya terus berusaha mencarikan jalan untuk pendidikan anak. Saya cuma bisa berdoa, bismillah Allah yang kasih jalan,” katanya.
Bagi Riyanti, keberhasilan Salma tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga pengingat bahwa setiap kesulitan pasti memiliki akhir. Kini, di tengah rasa syukur yang menyelimuti keluarga kecil mereka, ia hanya memiliki satu harapan sederhana, yakni tetap diberi kesehatan agar dapat terus mendampingi putrinya meraih cita-cita.
“Salma itu hatinya kecil. Saya selalu memberi semangat ke Salma meskipun ayahnya sudah tidak ada. Insyaallah umi sehat dan kuat, masih bisa mendampingi Salma,” ucapnya dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
Kini, Salma bersiap menyambut kehidupan baru sebagai mahasiswa Psikologi UGM. Dengan kesempatan yang telah diperolehnya, ia berharap dapat belajar dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan potensi diri.
Artikel Terkait
100 Juta Warga Terancam Tanpa Tabungan Pensiun 2038, Ini Penjelasan Ekonom FEB UGM
Sempat Dicari KPK, Wamen Imipas Silmy Karim Akhirnya Muncul dan Datangi Gedung Merah Putih
Ketua KPK Setyo Budiyanto Paparkan Modus Pemerasan Sistemik yang Jerat Silmy Karim
Kisah Inspiratif Andini, Lolos SNBP dan Kuliah Gratis di FEB UGM
Bangkit dari Bencana: Solidaritas UGM dan Kagama Menebar Asa di Kampung Sekumur
Harta AHY dan Ibas Disorot, GHARIS Minta KPK-PPATK Usut Lonjakan Kekayaan di LHKPN