Batu, SUARA PEMBARUAN - Forum lintas komunitas Batu Creative Hub yang merupakan bagian dari jejaring Indonesia Creative Cities Network resmi dipercaya untuk menjalankan program Perintis Berdaya Connect (PBC), sebuah inisiatif dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat yang berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM dan ekonomi kreatif.
Program PBC dirancang sebagai platform kolaboratif yang menyatukan berbagai aspek pengembangan usaha, mulai dari proses produksi, pemasaran, akses pembiayaan, tata kelola, perlindungan hak cipta, hingga perluasan pasar. Dengan pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas serta daya saing pelaku usaha lokal.
Di Kota Batu, implementasi program ini dikelola langsung oleh Batu Creative Hub melalui berbagai kegiatan pendampingan dan inkubasi usaha yang digelar rutin setiap minggu. Program akan berlangsung selama Mei hingga Oktober 2026, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam skema kolaborasi enam pihak atau hexa helix.
Koordinator Batu Creative Hub, Alan W. Hafiludin, menyebut kepercayaan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di daerah. Ia menambahkan, agenda rutin bertajuk “Selosowan” akan digelar setiap Selasa, dengan puncak kegiatan berupa business matching pada November yang melibatkan sekitar 80 pelaku usaha.
Pelaksanaan program ini turut menggandeng sejumlah mitra strategis, seperti PLUT KUMKM Kota Batu, Komite Ekonomi Kreatif Kota Batu, serta koperasi COOSAE sebagai penguat kelembagaan usaha. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Batu, Muhammad Anwar, menegaskan bahwa program ini membuka akses luas bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, mulai dari peningkatan kapasitas hingga peluang ekspansi pasar, baik nasional maupun global.
Ia juga menilai program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah Kota Batu yang mengusung konsep “MBATU SAE”, khususnya dalam penguatan sektor agrokreatif yang menghubungkan rantai nilai pertanian dengan subsektor ekonomi kreatif.
Melalui implementasi PBC, diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha lokal, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi daerah serta penciptaan lapangan kerja baru.
Sebagai informasi, Perintis Berdaya Connect merupakan program strategis pemerintah yang mengedepankan kolaborasi lintas sektor berbasis model hexa helix, yang melibatkan akademisi, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, media, dan lembaga keuangan dalam satu ekosistem pemberdayaan.
Artikel Terkait
Promedia Group dan ICCN Berkolaborasi Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif Nasional
ICCN Luncurkan E-Book “Retrospektif Kota Kreatif”, Rekam Jejak Inovasi Kota di Indonesia
ICCN Buka Kolaborasi Riset, Ajak Akademisi Perkuat Data Kota Kreatif Indonesia
ICCN Soroti Polemik Jasa Kreatif, Dorong Regulasi Baru yang Lebih Adil dan Adaptif
Keren! Dosen ITB Borong 2 Hibah Riset, Dari Kota Kreatif Dunia hingga Teknologi Pascapanen