Menurut Irwan, setiap muncul unggahan negatif terkait produk seperti Tolak Angin, pihaknya selalu melakukan penelusuran lebih dulu.
“Setelah ditelusuri, ternyata banyak yang hanya ikut-ikutan repost tanpa memahami dampaknya,” ujarnya saat ditemui di Agrowisata Sido Muncul, Bergas, Kabupaten Semarang, Senin (30/3/2026).Baca Juga: Diskon Tarif Dorong Ekonomi Daerah Tujuan Mudik
Dari hasil penelusuran tersebut, Irwan menemukan bahwa sebagian besar pelaku bukanlah pihak yang memiliki kepentingan tertentu. Mereka hanya ingin menarik perhatian di media sosial.
“Mereka tidak tahu dan tidak berpikir panjang soal efek postingannya,” katanya.Baca Juga: Tuntut Pembayaran # Bulan Gaji dan Hak Kesehatan, Ratusan Karyawan Geruduk Pabrik CV EBPS
Ia bahkan mengungkapkan bahwa beberapa dari mereka merupakan konsumen setia produk Sido Muncul. Fenomena ini dinilai menunjukkan rendahnya kesadaran masyarakat dalam bermedia sosial.
Meski unggahan negatif berpotensi merugikan perusahaan, Irwan tetap memilih pendekatan yang lebih humanis. Ia mengaku lebih memilih berdialog langsung dibandingkan melaporkan ke aparat penegak hukum.Baca Juga: Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Pakar UGM Desak Pemda Buka Ruang Dialog
“Saya malah kasihan, karena yang dicari hanya ketenaran. Kalau dibawa ke hukum, malah tambah susah,” ungkapnya.
Irwan juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama saat membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kalau tidak tahu, sebaiknya tidak usah posting. Kalau sudah terlanjur, lebih baik dihapus,” tegasnya.Baca Juga: Pertamina Tindaklanjuti Pelanggaran Keselamatan di Area SPBU, Tegaskan Komitmen HSSE
Menurutnya, edukasi menjadi kunci utama dalam menjaga reputasi perusahaan sekaligus meningkatkan literasi digital masyarakat. Pendekatan komunikasi dinilai mampu meredam konflik tanpa harus memperpanjang persoalan di ranah hukum.*Baca Juga: Gubernur Helmi Hasan Bantu Korban Kebakaran di Kota Bengkulu
Artikel Terkait
Gubernur Ahmad Luthfi: Sido Muncul Jadi Contoh Investasi Padat Karya Ramah Lingkungan di Jateng
Sido Muncul Kembali Galang Kepedulian, Bantu 120 Balita Gizi Kurang di Kabupaten Semarang
Kunci Sido Muncul Memenangi SDGs Award, Fokus pada Manfaat untuk Sesama
Tekan Angka Kebutaan, Sido Muncul Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 100 Warga Kurang Mampu di RS Unimus
Sido Muncul Salurkan Bantuan Rp200 Juta untuk 1.000 Dhuafa di Kabupaten Semarang