Surakarta, SUARA PEMBARUAN – Badan Antar Gereja se-Solo Raya untuk pertama kalinya mengadakan pertemuan dan membentuk perkumpulan yang diberi nama Paguyuban Gereja-Gereja Solo Raya (PGSR), di Solo, Rabu (25/3/26).
Ketua Umum BAGKS, Pdt Jonedi Ginting mengatakan, pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diikuti sekitar 40 orang yang mewakili pengurus Badan Kerjasama Gereja-Gereja Kristen Wonogiri (BKGKW), Badan Antar Gereja Kristen Surakarta (BAGKS), dan Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) dari tujuh kabupaten se-Solo Raya.
Pdt Jonedi Ginting menyebutkan, pertemuan yang diadakan di kantor BAGKS Solo hari Rabu (25/3/26) ini merupakan inisiatif dari Pengurus BAGKS.
Diharapkan melalui pertemuan yang baru pertama kali diselenggarakan ini para pengurus badan antar-gereja dapat lebih mengenal pengurus dari kabupaten lainnya di wilayah Solo Raya.
Baca Juga: Kisah Ojol Tetap Ngegas di Malam Takbiran, Penumpang Beri THR
“Melalui kegiatan ini diharapkan gereja-gereja di Solo Raya bisa lebih bersinergi untuk ikut membangun kehidupan beragama yang lebih harmonis dan memberikan kontribusi yang baik terhadap wilayah masing-masing,” kata Pdt Jonedi Ginting.
Menurut Pdt Jonedi Ginting, dalam pertemuan tersebut selain berbagi pengalaman dalam mengelola badan antar-gereja, juga disepakati untuk membentuk forum komunikasi yang diberi nama Paguyuban Gereja-Gereja Solo Raya.
Pertemuan juga menyepakati Deklarasi Bersama Gereja-Gereja di Solo Raya yang ditandatangani oleh Pdt Sriyadi Setyo (Ketua Bamagnas Kabupaten Boyolali), Pdt Triwaluyo (Ketua Bamagnas Kabupaten Klaten), Pdt Petrus Giyoto (Ketua Bamagnas Kabupaten Sragen), Pdt Daud Rebo (Ketua Bamagnas Kabupaten Sukoharjo), Pdt Wiryanto (Ketua Bamagnas Kabupaten Wonogiri), Pdt Adi Wibowo (Wakil Ketua BKGKW Wonogiri), dan Pdt Jonedi Ginting (Ketua BAGKS Surakarta). *
Artikel Terkait
Jemaat Gereja Isa Almasih Makassar Buka Dapur Umum dan Bagikan Makanan Gratis Kepada Masyarakat
Pendeta AS Wakerkwa: Gereja Baptis Papua Tolak Kelompok Pengacau dari Luar, Mari Bersatu Jaga Pirime dan Pembangunan
Tokoh Gereja Pegunungan Bintang Ajak Jemaat Jaga Kedamaian di Oksibil