Bertemu Gubernur, Dua Mahasiswa Asal Jatim Berhasil Dievakuasi dari Iran

Photo Author
Teguh LR, Suara Pembaruan
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 22:18 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, secara khusus menerima kepulangan dua mahasiswa asal Jatim studi pendidikan tinggi di Iran. Mereka diterima di PP Muslimat NU di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, secara khusus menerima kepulangan dua mahasiswa asal Jatim studi pendidikan tinggi di Iran. Mereka diterima di PP Muslimat NU di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Dua mahasiswa asal Jember dan Malang, yang menempuh pendidikan tinggi di Iran, berhasil dipulangkan dengan selamat ke Indonesia. Mereka secara khusus diterima Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Kantor Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Jakarta, Sabtu (14/3/2026).

Setelah mendapatkan kesempatan evakuasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran akibat meningkatnya ketegangan dan konflik bersenjata di kawasan tersebut, keduanya dalam kondisi yang sehat dan selamat.

Kepada gubernur, Dian, mahasiswa Kedokteran asal Malang, menjelaskan, proses evakuasi dilakukan secara bertahap mulai KBRI di Teheran, KBRI Azerbaijan, kemudian dijemput Konjen Turki, lalu difasilitasi Kemenlu untuk balik ke Indonesia.

Jadi mulai Kemenlu, KBRI Teheran di Iran, terus KBRI Azerbaijan, kemudian sempat dijemput Konjen Turki, lalu difasilitasi Kemenlu untuk balik ke Indonesia. Habis itu dihubungkan ke Badan Penghubung Daerah untuk difasilitasi balik ke daerah masing-masing.

“Alhamdulillah bisa bertemu Ibu Gubernur, difasilitasi juga pemulangannya balik ke Malang. Beliau sangat peduli dengan mahasiswa Jawa Timur yang studi di Iran, beliau memastikan supaya kami bisa pulang ke Malang dengan selamat,” katanya.

Sementara itu Muhammad Baghir, mahasiswa Teknik Komputer Universitas QOM asal Jember, Jawa Timur, mengaku bersyukur berhasil dipulangkan ke Indonesia pasca ketegangan yang dialami Iran.

Terima kasih kepada Kemenlu, Pemprov Jawa Timur Ibu Khofifah yang sudah memfasilitasi kami kembali ke daerah asal masing-masing dengan selamat dibantu Badan Penghubung Jawa Timur.

“Alhamdulillah kami menerima kunjungan dua mahasiswa dari Jember dan Malang yang studi di Iran dan hari ini baru tiba di Indonesia,” kata Khofifah.

Ia, juga menyampaikan terima kasih kepada Kemenlu yang sudah berhasil melakukan proses evakuasi warga Indonesia di Iran secara bertahap di tengah meningkatnya ketegangan dan konflik dikawasan Timur Tengah.

Di tengah perkembangan situasi di Iran dan kawasan Timur Tengah, maka prioritas pemerintah Indonesia adalah memastikan keselamatan WNI yang berada di Iran.

Seusai berhasil dievakuasi oleh KBRI Teheran dan tiba di Indonesia keduanya akan dibantu Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal masing-masing lewat Badan Penghubung Daerah.

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X