Jakarta, Suara Pembaruan - Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada Tahun Kuda Api, Mal Ciputra Jakarta kembali menghadirkan hiburan meriah sarat kebudayaan yang dapat dinikmati seluruh anggota keluarga.
Mengusung semangat keberuntungan, kebersamaan, dan pelestarian budaya, angkaian acara Imlek 2026 di Mal Ciputra Jakarta tahun ini bertajuk Lucky New Year Lucky You, pada 28 Januari hingga 22 Februari 2026 di Center Court, Lower Ground.
“Perayaan Imlek telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Mal Ciputra Jakarta. Melalui tema Lucky New Year Lucky You, kami ingin menghadirkan pengalaman Imlek yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat dengan nilai budaya dan kebersamaan,khususnya di Tahun Kuda Api yang melambangkan semangat, keberanian, dan energi positif,” ujar GM Mal Ciputra Jakarta, Ferry Irianto ketika membuka acara tersebut, Jumat (30/1/2026) malam.
Baca Juga: Wzone Gym Studio Rayakan 2 Tahun Perjalanan sebagai Gym Khusus Perempuan
Ferry menjelaskan, untuk menghadirkan pengalaman Imlek yang menarik, Mal Ciputra Jakarta mengusung tema Istana di Negeri Tiongkok sebagai konsep utama dekorasi.
Koi Pond dan Lotus Decoration, kolam yang berisi ikan Koi (elemen Yang memiliki arti gerakan, aktifitasm rejeki yang masuk) dan Teratai atau Lotus (elemen Yin memiliki arti ketenangan, kemurnian dan kedamaian), menciptakan keseimbangan sempurna.
Sementara bangunan ‘Lantern Gate’ yang dibuat dari rendah ke tinggi melambangkan filosofi Tiongkok ‘Langkah Demi Langkah Menuju Puncak’ yang artinya kemajuan karir, kesehatan dan kemakmuran.
Perayaan dibuka secara simbolis dengan penyalaan Lampion Gate di Lobby Timur. Dilanjutkan dengan pertunjukkan Barongsai, yang merupakan simbol sakral yang membawa pesan keberuntungan dan perlindungan di tahun yang baru.
Baca Juga: Masyarakat Sulbar Berkabung, Wagub Mayjen (Purn) Salim S Mengga Meninggal Dunia
Kemudian ada Yu Sheng Ceremony, hidangan salad ikan mentah khas Imlek sebagai bagian dari tradisi makan malam reuni keluarga. Ritual mengaduk hidangan Yu Sheng bersama-sama menegaskan makna kelimpahan, kemakmuran, dan harapan baik.
Seperti perayaan tahun-tahun sebelumnya, Mal Ciputra juga kembali menghadirkan Wayang Potehi setiap hari pada pukul 15.00, 17.00, dan 19.00 WIB.
Menurut Ferry, Wayang Potehi di Indonesia merupakan manifestasi nyata dari ketahanan budaya dan semangat kebinekaan. Sebagai warisan yang telah ada sejak abad ke-16, Wayang Potehi bukan lagi sekadar milik etnis Tionghoa, melainkan bagian integral dari identitas budaya nasional.
Baca Juga: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat dalam Pelestarian Silat Sebagai Warisan Budaya Nasional
Artikel Terkait
1 Dekade Kampoeng Legenda, Mal Ciputra Jakarta Kembali Hadirkan Kuliner Legendaris dan Otentik
Food Destination Mal Ciputra Jakarta Hadir Kembali dengan Desain Modern dan Tenant Pilihan
Liburan Akhir Tahun, Mal Ciputra Jakarta Hadirkan Christmas Aurora yang Memukau
Sambut Natal, Mal Ciputra Jakarta Gelar Program Belanja Berhadiah