Surabaya, SUARA PEMBARUAN – Provinsi Jawa Timur, tetap menjadi lumbung pangan nasional nasional dengan produksi beras mencapai 5,4 juta ton pada 2024. Angka ini menempatkannya sebagai penghasil beras tertinggi di Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan ke Perum BULOG Kanwil Jatim, Surabaya, Selasa (27/1/2026).
Menurut Adhy, kita akan terus jadi penguat swasembada pangan. Dan dengan dukungan pemerintah pusat, dalam hal ini Pak Menko Pangan, Jawa Timur senantiasa secara signifikan akan aktif berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional.
Kunjungan Menko Pangan, merupakan peringatan Hari Jaminan Ketahanan Pangan (HAJATAN). Ditandai dengan pembagian paket beras untuk pengemudi ojek online (ojol).
Sebanyak 600 pengemudi ojol menerima paket berisi 5 kg beras, 1 kg tepung, 1 liter minyak goreng, dan mie instan.
Menko Zulkifli Hasan mengaku antusias bertemu langsung dengan para pengemudi ojol Jawa Timur.
Diharapkan, pemberian paket sembako dapat meringankan beban ekonomi dan dapat membantu keluarga besar mereka.
"Biasanya jelang Ramadhan ada pasar murah, tapi karena kita didukung beberapa stakeholder dan sponsor, sekarang kita bisa memberikan langsung beras gratis ke bapak-ibu. Mudah-mudahan bermanfaat semuanya,” ujar Zulkifli.
Artikel Terkait
Jatim Siap Jadi Lumbung Talenta Digital Nasional
Khofifah : Jatim Siap Jadi Pionir Talent DNA Nasional
Pemprov Jatim Kembangkan Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan