Pemulihan Pascabanjir Aceh Tamiang Dikebut hingga Malam Hari

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 27 Desember 2025 | 16:42 WIB
Petugas dan alat berat tetap bekerja hingga malam hari membersihkan lumpur dan material sisa banjir di kawasan PP Darul Mukhlisin dan ruas jalan nasional Aceh Tamiang.
Petugas dan alat berat tetap bekerja hingga malam hari membersihkan lumpur dan material sisa banjir di kawasan PP Darul Mukhlisin dan ruas jalan nasional Aceh Tamiang.


Aceh Tamiang, SUARA PEMBARUAN  — Proses pemulihan pascabanjir di kawasan Pondok Pesantren Darul Mukhlisin dan ruas jalan nasional di Aceh Tamiang terus dikebut, bahkan dilakukan hingga malam hari meski dengan penerangan terbatas.Baca Juga: Firman Soebagyo: Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Ekonomi dan Serapan Tenaga Kerja Nasional

Langkah ini dilakukan untuk segera membuka kembali akses vital yang tertutup lumpur, kayu, dan material sisa banjir.

Pembersihan terpadu melibatkan alat berat dan personel yang bekerja secara terkoordinasi di lokasi terdampak.Baca Juga: Libur Nataru, IFG Siapkan Perlindungan Lengkap untuk Mobilitas Masyarakat

Dokumentasi udara memperlihatkan ekskavator dan kendaraan pendukung beroperasi bergantian, dengan pengaturan kerja yang ketat guna menjaga keselamatan di tengah kondisi lapangan yang menantang.

Kegiatan pembersihan lanjutan berlangsung pada Jumat malam, 26 Desember 2025, mulai pukul 19.00 hingga 23.30 WIB.Baca Juga: Natal di Tengah Banjir, Santa Claus Hadirkan Harapan di Posko Pengungsian

Fokus pekerjaan meliputi pembukaan jalur, pengangkutan endapan lumpur, serta penataan material penghalang yang menghambat akses.

Dalam kondisi minim cahaya, pengoperasian alat berat didukung pencahayaan seadanya dan pengamanan personel di titik rawan.Baca Juga: Mitigasi Risiko Pembiayaan Digital, AOJK Terbutkan Aturan Penyelenggaraan Beli Sekarang Bayar Nanti

Area pesantren menjadi prioritas agar aktivitas pendidikan dan ibadah dapat segera kembali berjalan normal.

Secara keseluruhan, proses pembersihan berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti.Baca Juga: Kumpulkan donasi sebesar Rp 836.918.677, Konser amal bertajuk Hanyengkuyung Sumatra Mengapresiasi Surya Group

Koordinasi lintas unsur dan disiplin kerja di lapangan menjadi kunci percepatan pemulihan, yang merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memulihkan akses transportasi, menjaga keselamatan lingkungan, serta mendukung keberlanjutan aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat.Baca Juga: Pemerintah Dorong Keadilan Energi Lewat SPBU Nelayan di Donggala

 

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X