Pidie Jaya, SUARA PEMBARUAN – Pemerintah Provinsi Jawa Timur, segera mengirim relawan tim medis dan obat obatan ke Pidie Jaya, Aceh, untuk membantu korban musibah banjir dan tanah longsor di daerah ini.
Sebelumnya Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansan di Banda Aceh, menyerahkan bantuan berupa uang senilai Rp. 3.000.000.000 dan bantuan barang senilai Rp. 895.000.000.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis, diterima Sekretaris Daerah Provinsi Aceh M. Nasir di Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Provinsi Aceh, Sabtu (6/12/2025).
Penyaluran bantuan ini sebagai wujud dan bukti persaudaraan yang erat antara masyarakat Jawa Timur dengan masyarakat Aceh. Mewakili masysrakat Jatim, gubernur menyampaikan kepedulian kepada masyarakat Aceh yang sedang mengalami musibah.
Khofifah didampingi Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, menyapa dan menguatkan mental serta psikis para pengungsi yang terdampak musibah hidrometeorologi di Gedung Serbaguna Tgk Chik Pante Geulima, Pidie Jaya, Aceh..
Dari dialog yang dilakukan, banyak para pengungsi yang membutuhkan layanan kesehatan. Hal tersebut langsung direspon Khofifah dengan memastikan Pemprov Jatim segera mengirimkan tim medis dan obat obatan ke Pidie Jaya.
Pidie Jaya menjadi salah satu daerah yang terkena dampak bencana Hidrometeorologi cukup luas. Dampak yang ditimbulkan dari bencana hidrometeorologi tersebut antara lain terputusnya akses listrik, jaringan internet, dan jalan.
Musibah ini juga menyebabkan 27 korban jiwa, jembatan putus di 240 lokasi, 10.522 rumah terdampak, 3.479 Ha lahan rusak, 42.453 penduduk mengungsi di 66 titik lokasi pengungsian.
Artikel Terkait
Ketua DPD Sultan Minta Pemerintah Pertimbangkan Banjir Aceh, Sumut dan Sumbar Ditetapkan sebagai Bencana Nasional
Korem 041 Gamas Bengkulu Salurkan Bantuan Kemanusian Bagi Korban Banjir Sumbar
Ibu… Ibu di Mana?” — Ratapan dan Luka dari Banjir-Longsor Sumatra 2025