Penembakan Pesawat Wings Air oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Dilakukan dari Kali Brasa dan saat Mendarat di Bandara Nop Goliat Dekai

Photo Author
Robert Vanwi, Suara Pembaruan
- Minggu, 18 Februari 2024 | 09:28 WIB
Juru Bicara Komando Nasional (Komnas) Tentara Pembesab Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM)  Sebby Sambom.
Juru Bicara Komando Nasional (Komnas) Tentara Pembesab Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom.

Jayapura, suarapembaruan.newsPenembakan terhadap Pesawat Wings Air IW 1646 ATR 700 PK WGT, dilakukan dari dua arah.


"Penyerangan dan penembakan dilakukan dua arah, satu saat di bandara dan yang satu lagi dari Kali Brasa. TPNPB Kodap XVI Yahukimo bertanggung jawab atas penyerangan dan penembakan tersebut," Juru Bicara Komando Nasional (Komnas) Tentara Pembesab Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Sebby Sambom kepada suarapembaruan.news, Sabtu (17/2) malam.

Petugas dari Polres Yahukimo saat menyelidiki penembakan pesawat Wings Air.


Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Wings Air IW 1646 ATR 700 PK WGT ditembak oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM), saat melakukan proses landing di Bandara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Sabtu sore.

Baca Juga: Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Bertanggungjawab Atas Penembakan Pesawat Wings Air


"Aksi penembakan yang dilakukan oleh TPNPB di Bandar Udara Milawak, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, itu menjadi tanggungjawab kami," ujar Sambom.


Menurut Sambom, penembakan dipimpin Nasbak Korano, komnadan pasukan dari Kodap III Ndugama Darakma.

Baca Juga: Buku Kami Mantan Wartawan Ingatkan Budaya Instan


Sambom menegaskan, aksi penembakan yang dilakukan oleh TPNPB Kodap VIII, setelah pihaknya mendapatkan informasi bahwa pesawat sipil sedang mengangkut militer ke wilayah Intan Jaya.

Baca Juga: Penyelidikan Kasus Penembakan Pesawat Wings Air, Aparat Keamanan Tindaklanjuti Kejadian di Bandara Nop Goliat Dekai


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengungkapkan, insiden penembakan terjadi sekitar pukul 13.20 WIT ketika pesawat tersebut bersiap untuk mendarat dari Runway 25 menuju ujung kali Brasa.


"Informasi yang kami terima menyebutkan bahwa pesawat tersebut terkena tembakan di sisi sebelah kiri, yang menembus ke dalam badan pesawat. Meskipun tidak ada korban jiwa, penumpang bernama Pratu Ongen mengalami luka lecet akibat terkena pecahan dinding pesawat," jelas Kombes Pol. Benny.

Baca Juga: Pemungutan Suara di TPS Tertinggi di Indonesia dan Area Kerja PTFI Berjalan Lancar


Aparat keamanan dari Operasi Damai Cartenz 2024 bersama personel Brimob Yon D dan Polres Yahukimo saat ini sedang melakukan penyisiran di sekitar Area Kali Brasa ujung Bandara, yang diduga sebagai lokasi penembakan.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X