Ada Kesedihan di PON XX, Wali Kota Jayapura Ungkap Masalahnya

Photo Author
Administrator, Suara Pembaruan
- Jumat, 24 September 2021 | 23:53 WIB

 

SUARA PEMBARUAN NEWS, JAYAPURA - "Selamat pagi masyarakat olaraga , saya jujur dengan tulus hati, saya Walikota Jayapura yang menolak PON di Kota Jayapura pada awalnya, karena ketidaksiapan Papua dalam PON ini.

Pada saat saya menolak PON pusat marah, saya dipanggil dihadapkan Forkompinda Papua untuk menjelaskan hal ini, akhirnya saya menjelaskan masalah ini terbuka. Akhirnya Forkompinda menyalahkan PB PON.

Kenapa saya menolak karena tidak komunikasi dan koordinasi dengan baik dengan Sub PB PON Kota,"ungkap Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano dalan akun FB yang dipublis 6.53 WIT, Selasa (25/9/2021). Saat dikonfermasi ke Wali Kota Jayapura perihal tulisan yang dipublis diakun miliknya ia membenarkan dan juga mempersilahkan untuk mengutipnya.

Dikatakan, banyak masalah dalam PON ini, seperti listrik di non hotel tidak tersambung, air bersih tidak ada, galon air minum tidak ada, air kemasan tidak ada, infrastruktur pendukung tidak selesai, transportasi tidak ada anggaran dan tidak disertakan ke Sub PB PON akhirnya perangkat pertandingan tidak ada angkutan.

"Soal makan, saya jelaskan satu minggu vendor ditunjuk oleh PB PO , satu minggu kerja , pertandingan sudah mulai ttanggal 19, dan vendor harus berikan dengan persiapan dan konsumsi tidak ada anggarannya. Vendor ditunjuk oleh PB PON bukan oleh Sub PB PON.

Kami ikut menerima saja vendor ini, kalau kami menolak waktu tinggal satu minggu, PON segera mulai. Katanya vendor ini mampu untuk memberi makan banyak orang.

Bagi saya kita semua malu tentang hal ini dengan masalah, saya sudah marah besar pada hari pertama, malamnya saya panggil vendor evaluasi kenapa kejadian ini terjadi, vendor menjelaskan mereka menyewa tempat masak diangkat tempatnya kecil, mobil bosnya yang antar makanan hanya 2 saja sopirnya dari Jawa tidak tahu jalan , banyak masalah, banyak masalah dalam PON ini, masyarakat papua jangan viralkan masalah yang jelek saja, mari kita viralkanbjuga keunggulan Papua dalam PON ini, saya bertanggung atas semua ini saya anak Papua silahkan anda kritik, saya terima. Saya Papua harga diri kita, saya malu tentang masalah ini saya mohon,"ungkap DR Benhur Tomi Mano.

Dikatakan, semalam saya panggil bersama Panwasra KONI Pusat untuk cari solusi dengan masalah ini, yang saya takuti atlet tidak mau bertanding tidak dapat makan , malu kita semua ,akhirnya PON gagal, siapa yang malu.

Kita semua malu, PB PON saya ajak mari kita cari solusinya, BUKAN SALING MENYALAHKAN TAPI SOLUSI UNTUK NAMA BAIK PON PAPUA, MARI KITA HARGAI GUBERNUR KITA, YANG TELAH BAWA PON KEPAPUA INI SEJARAH BAGI PAPUA , JANGAN KITA CEDERAI PON INI. Slogan kotoran bisa mari kita wujudkan dalam PON ini, ini ungkapan hati saya , jujur.

Saya siap ungkapan semua dengan terbuka, maaf media sosial saya terima ocehan kalian. "Saya orang Papua , saya ingin perbaiki ini demi harga diri orang orang Ppua, Tuhan Yesus tolong kami, amien,"ucap Wali Kota dalam media Facebooknya,*

▪︎Vanwi Roberth

 

Editor: Administrator

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X