Terungkap! Dua Kerangka di Kwitang Dinyatakan Identik dengan Demonstran Hilang Agustus 2025

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 7 November 2025 | 17:46 WIB
Karo Labdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti (tengah) ungkap proses identifikasi dua kerangka di Kwitang yang kini telah diketahui identitasnya. (YouTube/Hastry Forensik)
Karo Labdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti (tengah) ungkap proses identifikasi dua kerangka di Kwitang yang kini telah diketahui identitasnya. (YouTube/Hastry Forensik)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Misteri dua kerangka manusia yang ditemukan di sebuah gedung kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, akhirnya terungkap. Polda Metro Jaya memastikan, berdasarkan hasil pemeriksaan forensik, kedua kerangka tersebut adalah milik dua pengunjuk rasa yang dilaporkan hilang sejak aksi demonstrasi pada Agustus 2025.

Kepastian ini disampaikan dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (7/11/2025), yang dihadiri pihak kepolisian, tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor), pemilik gedung lokasi penemuan, serta keluarga korban yang sebelumnya melapor kehilangan anggota keluarganya.


Karo Labdokkes Polri, Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, menjelaskan bahwa identifikasi dilakukan dengan metode ilmiah berlapis, yakni pemeriksaan DNA dan odontologi forensik (pemeriksaan gigi).

“Hasil pemeriksaan menunjukkan postmortem 0080 cocok dengan data antemortem 002, sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputra Dewo,” ujar Hastry.

Hal serupa ditemukan pada kerangka kedua. “Postmortem 0081 cocok dengan antemortem 001, yang teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid,” tambahnya.


Menurut Hastry, proses identifikasi dilakukan dengan tingkat kehati-hatian tinggi untuk memastikan keakuratan hasil. Tim forensik membandingkan struktur gigi menggunakan teknik superimpose, serta melakukan dua kali pengambilan sampel DNA dari tulang.

Selain pemeriksaan primer, tim juga menganalisis aspek sekunder seperti kondisi tulang dan benda-benda yang melekat pada kerangka, termasuk perhiasan yang masih utuh.

“Pemeriksaan dilakukan secara berlapis, baik primer maupun sekunder, untuk memastikan hasil identifikasi tidak diragukan,” jelas Hastry.


Penemuan dua kerangka manusia di gedung kosong kawasan Kwitang sempat menghebohkan publik beberapa waktu lalu. Lokasi tersebut kemudian dikaitkan dengan hilangnya dua pengunjuk rasa yang terakhir kali terlihat saat aksi unjuk rasa berujung bentrok di Jakarta pada Agustus 2025.

Kepolisian pun membentuk tim gabungan yang melibatkan penyidik Polda Metro Jaya, ahli forensik dari Puslabfor, serta tim Labdokkes Polri untuk menyelidiki kasus ini.

Setelah proses identifikasi yang cukup panjang, hasil forensik akhirnya memastikan bahwa kedua kerangka tersebut adalah Reno Syahputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid — dua demonstran yang selama ini dinyatakan hilang.

Dengan hasil identifikasi ini, penyelidikan kini berfokus pada penyebab kematian kedua korban serta kemungkinan keterkaitan mereka dengan peristiwa demonstrasi pada Agustus 2025 lalu.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X