Misteri Cahaya Merah di Langit Cirebon: Meteor, Petir, atau Api Tebu?

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 6 Oktober 2025 | 21:28 WIB
Mengintip fenomena cahaya merah yang terekam meluncur di langit Cirebon, pada Minggu, 5 Oktober 2025 malam. (X.com/@lambepaklurah)
Mengintip fenomena cahaya merah yang terekam meluncur di langit Cirebon, pada Minggu, 5 Oktober 2025 malam. (X.com/@lambepaklurah)

 

 

Cirebon, SUARA PEMBARUAN - Langit Cirebon, Jawa Barat, tiba-tiba memerah menyala hanya dalam sekejap pada Minggu malam, 5 Oktober 2025.


Sebuah rekaman yang viral di media sosial memperlihatkan cahaya merah terang melesat cepat, diikuti dentuman keras yang membuat warga geger.

Sebagian netizen berspekulasi itu meteor jatuh, sementara yang lain bersumpah melihat bola api menembus langit malam. Namun belum juga rasa ingin tahu publik terjawab, dua lembaga berbeda justru mengeluarkan pernyataan yang saling bertentangan.

Dari pihak Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), seorang analis meyakini bahwa fenomena itu merupakan meteor berukuran besar yang meluncur dari arah barat daya. Sebaliknya, Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menegaskan sumber cahaya berasal dari pembakaran lahan tebu, bukan dari benda langit.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun angkat bicara. Kepala Tim Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG Kertajati, Muhammad Syifaul Fuad, mengatakan suara dentuman yang didengar warga bisa saja disebabkan oleh sambaran petir dari awan konvektif.

“Suara ledakan bisa muncul karena sambaran petir di awan konvektif,” jelas Fuad dalam keterangan tertulisnya, Minggu malam.

Namun, BMKG justru menegaskan bahwa saat kejadian, wilayah Cirebon dalam kondisi cerah berawan tanpa tanda cuaca ekstrem. Fakta ini membuat misteri cahaya merah di langit itu semakin sulit dijelaskan.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X