SUARA PEMBARUAN - BMKG mengatakan dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube resminya pada Sabtu, 1 Februari 2025 kalau Indonesia saat ini masih berada di puncak musim hujan.Baca Juga: Rupiah Terus Merosot dan Dolar Tembus Rp16.400: Presiden BJ Habibie Pernah Bikin Rupiah Menguat saat Masa Pemerintahannya!
Tingginya curah hujan menjadi penyebab beberapa bencana hidrometeorologi yang akhir-akhir ini terjadi, seperti banjir bandang dan tanah longsor.
Karena itu, dalam konferensi pers bersama Plt. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati juga membahas tentang tanda-tanda awal kemungkinan terjadinya banjir bandang dan tanah longsor.
“Seluruh pihak berupaya untuk keselamatan menghindar dari potensi, saat ini kita baru membicarakan potensi agar apabila itu terjadi, jangan sampai ada yang menjadi korban,” kata Dwikorita dalam konferensi pers tersebut.Baca Juga: Barbie Hsu Pergi Meninggalkan DJ Koo untuk Selamanya, Hanya 5 Hari Sebelum Perayaan Anniversary Pernikahan ke-3
Dwikorita mengatakan kalau bantaran sungai menjadi area yang berbahaya saat hujan mulai turun.
Karena itu, tinggal di bantaran sungai sebenarnya tidak aman karena menjadi area paling dekat ketika air sungai meluap saat pertama kali banjir bandang terjadi.
Tanda awal banjir bandang
Air sungai mulai keruh
Selain di bagian hulu atas yang mendung, air sungai terlihat makin keruh adalah tanda banjir mulai terjadi.
“Tanda awal akan banjir bandang itu selain mendung di atas juga kalau aliran sungai itu mulai keruh,”kata Dwikorita.
Terjadi erosi di hulu sungai
Keruhnya air karena pengaruh erosi yang sudah mulai terjadi.Baca Juga: Prabowo Puji Mentan Andi Amran, Mampu Kendalikan Pertanian dengan Baik
“Air mulai keruh berarti sudah terjadi erosi di atas, sehingga segera meninggalkan sungai,” imbuhnya.
Air mulai naik
Artikel Terkait
Jusuf Kalla Sampaikan Duka Cita Untuk Korban Bencana Alam di Sukabumi
Wapres Gibran Minta Baznas Perkuat Sinergi Kebencanaan Indonesia Karena Miliki Tingkat Risiko Bencana Tinggi
Bengkulu Targetkan Tahun 2025 Bentuk 100 Desa Tangguh Bencana
BNPB Laporkan Penanganan Bencana di awal tahun 2025
39 Kejadian Bencana Landa Jateng Selama Januari 2025, Masyarakat Diminta Tetap Waspada