“Dengan latar belakang Mendiktisaintek, Brian bisa menjadi jembatan yang menghubungkan riset dengan industri mineral,” terang Prasetyo.
Kebijakan ini sejalan dengan kebutuhan global, di mana persaingan tidak lagi hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya, tetapi juga oleh kemampuan riset dan inovasi dalam mengolahnya.
Brian Yuliarto resmi dilantik dan disumpah sebagai Kepala Badan Industri Mineral berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 77 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala Badan Industri Mineral.
Upacara pelantikan berlangsung di Istana Negara dengan khidmat, dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya lembaga baru ini dalam memperkuat ketahanan energi dan industri nasional.
“Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton dalam rantai pasok global. Kita harus punya kekuatan sendiri dengan mengelola mineral strategis berbasis riset,” pesan Prabowo.
Artikel Terkait
Mensesneg Apresiasi Gerak Cepat Mentan Andi Amran Merespon Konflik Peternak Susu
Ini Profil Akademik dan Jumlah Harta Kekayaan Brian Yuliarto, Mendiktisaintek yang Dilantik Prabowo
Isu Ahmad Muzani Jadi Mendagri Dinilai Tak Masuk Akal, Mensesneg: Jangan Asal Bikin Spekulasi