SIG dan Asatu Realty Bangun 500 Rumah di Cianjur, Dukung Target Nasional 3 Juta Hunian

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 6 Agustus 2025 | 20:18 WIB
Direktur Keterbukaan Publik, Transparansi, dan Akuntabilitas, Kementerian PKP Brigjen Pol. Julisa Kusumowardono (kedua kanan) mempraktikkan penggunaan bata interlock presisi.
Direktur Keterbukaan Publik, Transparansi, dan Akuntabilitas, Kementerian PKP Brigjen Pol. Julisa Kusumowardono (kedua kanan) mempraktikkan penggunaan bata interlock presisi.

 

 

Jakarta, SUARA PEMBARUAN — PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan program pemerintah membangun 3 juta rumah.

Kali ini, SIG menggandeng Asatu Realty Property Group untuk membangun kompleks perumahan Graha Asatu Puncak di kawasan Cibodas, Cianjur, Jawa Barat. Proyek ini mencakup pembangunan sekitar 500 unit rumah dari berbagai tipe, yang akan dibagi dalam sembilan klaster, dengan menggunakan material inovatif bata interlock presisi.

Kolaborasi ini ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama pada Jumat (1/8/2025) oleh Brigjen Pol. Julisa Kusumowardono, Direktur Keterbukaan Publik, Transparansi, dan Akuntabilitas dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, bersama Direktur Sales & Marketing SIG, Dicky Saelan.

Bata interlock presisi adalah produk ramah lingkungan dari SIG, yang bekerja dengan sistem penguncian antarbalok seperti mainan konstruksi. Material ini terbukti efisien, mempercepat proses pembangunan, dan memiliki keunggulan dalam hal ketahanan terhadap gempa dan api, serta memberikan kenyamanan termal pada bangunan. Teknologi ini sebelumnya telah digunakan untuk membangun rumah tipe 36 di IKN hanya dalam waktu 15 hari.

Brigjen Pol. Julisa Kusumowardono mengapresiasi kolaborasi ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program nasional pembangunan perumahan rakyat. Ia menyebut inisiatif tersebut sebagai contoh gotong royong antara sektor swasta dalam menyediakan hunian berkualitas bagi masyarakat luas.

“Kolaborasi ini bukan hanya wujud dukungan terhadap program 3 juta rumah, tetapi juga menjadi model solusi perumahan yang layak ditiru. Apalagi, penggunaan bata interlock presisi terbukti efektif dan efisien,” ujarnya.

Sementara itu, Dicky Saelan dari SIG menegaskan bahwa keberhasilan program besar seperti ini tidak bisa dilepaskan dari sinergi lintas sektor yang memiliki visi serupa: menyediakan rumah yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Dengan bata interlock presisi, kami ingin menghadirkan hunian yang tahan gempa dan api, serta memiliki nilai tambah dari segi kenyamanan dan efisiensi,” ujarnya. Ia juga menyebut proyek ini sebagai kontribusi nyata SIG untuk membantu merealisasikan program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Utama Asatu Realty Property Group, Joko Santosa, menyampaikan rasa bangganya atas kemitraan berkelanjutan dengan SIG. Ia menyebut Asatu Realty sebagai pelopor penggunaan bata interlock presisi di Pulau Jawa. Proyek di Cianjur ini menjadi kelanjutan dari dua proyek sukses sebelumnya: Bumi Svarga Asri di Kendal, Jawa Tengah, dan Hannan Permai Rendeh di Bandung Barat, Jawa Barat — masing-masing terdiri dari 250 unit rumah.

Bahkan, pada proyek di Kendal, hunian tersebut menjadi percontohan rumah hijau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pertama di Indonesia. Dalam waktu dekat, SIG juga akan kembali memasok material yang sama untuk proyek hunian bersama Agung Podomoro Land.

“Kami melihat hasilnya nyata. Rumah yang dibangun dengan bata interlock SIG terasa sejuk di siang hari, hangat di malam hari, dan kedap suara. Selain berkualitas, waktu pengerjaannya jauh lebih cepat dan hemat biaya,” ujar Joko Santosa. Ia menambahkan bahwa ke depan, semua proyek perumahan yang dibangun Asatu Realty akan sepenuhnya menggunakan bata interlock presisi.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X