6.000 Karyawan Turun Tangan, PNM Rayakan HUT ke-26 dengan Aksi Nyata Cinta Lingkungan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 2 Juni 2025 | 08:34 WIB
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan hidup dengan menggelar aksi bersih-bersih massal yang melibatkan lebih dari 6.000 karyawannya.  (SP/dok PNM)
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan hidup dengan menggelar aksi bersih-bersih massal yang melibatkan lebih dari 6.000 karyawannya. (SP/dok PNM)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN — Memperingati hari jadinya yang ke-26, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan hidup dengan menggelar aksi bersih-bersih massal yang melibatkan lebih dari 6.000 karyawannya. Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta, pada Minggu (1/6), sesaat setelah acara syukuran ulang tahun perusahaan.Baca Juga: Menghitung Pertarungan Mathius Derek Fakhiri di Papua

Dalam kegiatan ini, seluruh peserta turut serta memungut sampah plastik dan non-plastik yang tersebar di sekitar lokasi. Aksi bersih-bersih ini tidak hanya menjadi rangkaian penutup dari perayaan, tetapi juga menjadi perwujudan nyata kepedulian karyawan terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

“Ini bagian dari langkah kami dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya merawat lingkungan, dimulai dari tindakan kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan,” ujar L. Dodot Patria Ary, Sekretaris Perusahaan PNM.Baca Juga: Terbesar Secara Nasional, Di Jatim Satu Hektar Tanaman Tebu Hasilkan 20 ton Gula

Ia menambahkan, PNM ingin memastikan bahwa setiap kegiatan perusahaan memberikan dampak positif, tidak hanya secara internal, tetapi juga bagi masyarakat dan lingkungan.

Sebagai bentuk apresiasi, sampah yang berhasil dikumpulkan ditimbang dan ditukar dengan secangkir kopi gratis. Total sebanyak 247,8 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dalam waktu singkat.Baca Juga: Puncak Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Gus Ipul : Negara Hadir untuk Lansia

Jenis sampah yang terkumpul antara lain botol plastik, kertas, kardus, serta sisa kemasan makanan. Seluruh sampah kemudian disalurkan ke Bank Sampah untuk diproses dan dimanfaatkan kembali secara ramah lingkungan.

Dodot menekankan bahwa kegiatan ini mencerminkan nilai gotong royong yang menjadi inti budaya kerja PNM. Selain itu, inisiatif ini juga mendukung penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi pedoman dalam setiap langkah bisnis perusahaan.Baca Juga: PSG Raih Treble dan Juara Liga Champions, Mbappe: Kemenangan yang Dinanti-Nanti

Bukan hal baru bagi PNM untuk mengusung gerakan peduli lingkungan. Melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar), PNM secara rutin mengedukasi para nasabahnya mengenai pengelolaan sampah rumah tangga, pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai ekonomi, serta pembentukan kelompok bank sampah di komunitas-komunitas binaan.

Di tengah ancaman perubahan iklim dan krisis lingkungan, inisiatif semacam ini menjadi semakin penting. PNM ingin menjadi contoh bahwa perusahaan negara tidak hanya berfokus pada pencapaian ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan sosial dan ekologis.Baca Juga: Wamenaker Kecam Pernyataan HRD soal Job Fair Hanya Formalitas: “Itu Kurang Ajar dan Harus Dipecat!”

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tapi mampu menginspirasi pihak lain untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan. Tanggung jawab terhadap bumi adalah milik kita bersama,” ujar Dodot.

Menandai dua dekade lebih kiprahnya, PNM terus memperkuat peran sebagai agen pemberdayaan ekonomi masyarakat prasejahtera, sembari mengambil bagian dalam pembangunan berkelanjutan yang menyentuh aspek sosial dan lingkungan.Baca Juga: Cemburu Buta, Pria di Kemayoran Siram Air Keras ke Mantan dan Pacar Barunya

Perayaan ulang tahun ke-26 ini menjadi simbol perubahan orientasi korporasi modern: dari sekadar mengejar laba, menuju kontribusi nyata sebagai agen perubahan.

Apa yang dilakukan di GOR Soemantri mungkin tampak sederhana, namun dampaknya diharapkan menjalar lebih luas—membangun kebiasaan baik, memperkuat solidaritas, dan menyemai kepedulian lingkungan di hati setiap insan PNM dan masyarakat luas.*Baca Juga: DPD PDIP Jawa Tengah Gelar 18 Kegiatan Spesial Peringati Bulan Bung Karno

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X