Demi mendukung gelaran pameran, diselenggarakan pula berbagai seminar menarik Bersama PPGI (Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia) tentang 2 topik kunci: "Prospek Bisnis Industri Berbahan Baku Kertas" dan "Prospek Bisnis Industri Kemasan", mengulas dinamika rantai pasok serta inovasi produk dalam cetak modern yang terus berkembang.
Sementara itu, HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) mengangkat tema "Peluang dan Tantangan UMKM di Era Artificial Intelligence".
Menutup rangkaian seminar, Printpack Magazine menyajikan wawasan mendalam lewat sesi "Bringing Smarter Future for Printing Packaging Products", membedah tren dan teknologi cetak kemasan masa depan yang siap bersaing di kancah global.
Jogja Printing Expo 2025 menghadirkan program Business Matching yang menghubungkan pelaku usaha, pemilik brand, penyedia teknologi, dan calon mitra bisnis potensial. Pertemuan yang dikurasi secara profesional ini menjadi momentum strategis untuk membangun kerja sama baru, memperluas jaringan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor grafika dan manufaktur kreatif.
Artikel Terkait
Kenalkan Kekayaan Budaya Jawa, 17 Museum Berkolaborasi di Pameran Bersama Abhirama
Jateng Fair 2024 Dibuka, Hadirkan 230 Tenant Pameran, Tawarkan Beragam Produk
Peminat Tinggi, Kontes dan Pameran Batu Permata Nusantara akan Hadir Kembali