Stok BBM Habis, KM Pulo Tello Hentikan Pelayaran ke Pulau Enggano

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Senin, 5 Mei 2025 | 08:55 WIB
Kapal Laut (KM) Pulo Telo milik PT ASDP menghentikan pelayaran Bengkulu-Enggano dan sebaliknya akibat persedian bahan bakar minyak BBM habis.(Foto/Ist)
Kapal Laut (KM) Pulo Telo milik PT ASDP menghentikan pelayaran Bengkulu-Enggano dan sebaliknya akibat persedian bahan bakar minyak BBM habis.(Foto/Ist)

Sebelumnya diberitakan, sejumlah petani di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara membuang pisang ke laut akibat karena tidak bisa dijual. menyusul terisolasinya pulau ini, akibat macetnya transportasi laut karena pendangkalan Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, Sabtu (3/5/2025).

"Para petani pisang kebingungan hasil pisang tak bisa diangkut maka mereka buang ke laut, tepatnya di Pelabuhan Kahyapu, Pulau Enggano," kata Kepala Desa Kaana, Alamudin saat dihubungi melalui telepon, Minggu (4/5/2025).

Baca Juga: Gubernur Helmi Minta OPD Pemprov Bengkulu Harus Responsif Tanggapi Keluhan Masyarakat

Menurut Alamudin, sejak alur pelabuhan Pulau Baai di Kota Bengkulu dangkal sebabkan kapal pengangkut penumpang dan hasil bumi menjadi tersendat. Hasil bumi seperti pisang, ikan tak dapat dijual.

Sementara itu, kapal Pertamina yang menyuplai BBM juga tak bisa merapat ke Pelabuhan Pulau Baai. Pertamina mengirimkan suplai BBM melalui darat sehingga tak mampu menyuplai kebutuhan bahan bakar untuk kapal yang melepas jangkar di tengah laut.

 

 

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X