* Diantaranya Bird Strike dan Balon Udara
Semarang, SUARA PEMBARUAN - PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang melakukan pemetaan beberapa potensi ancaman terhadap keselamatan Operasi Penerbangan, menjelang arus mudik Lebaran 2025.Baca Juga: Ini Pujian James Ryadi untuk Menteri PKP Maruarar Sirait Jalankan Program Prabowo: Berkomitmen Tinggi
Ancaman itu antara lain berupa Bird Strike atau serangan hewan liar khususnya dari burung liar, bahaya balon udara dan drone di area bandara yang sangat berpotensi mengganggu operasional penerbangan, potensi runway incursion, potensi hazard di area airside, serta mitigasi potensi bencana banjir di area bandara.Baca Juga: Tangani Masalah Miskin Ekstrem, Bupati Libatkan Kades dan Lurah
Untuk potensi ancaman banjir, penumpang tidak perlu khawatir mengenai tanggul yang ada di ujung runway 13 sepanjang 700 meter, karena tanggul tersebut telah dibangun guna menghindari bencana banjir di sepanjang runway, sehingga operasional penerbangan diharapkan tetap berjalan aman dan lancar meskipun terjadi potensi curah hujan yang tinggi di wilayah bandara.Baca Juga: Bakti Sosial Ramadhan dan Ulang Tahun, Serikat Pekerja Pertamina Santuni Anak Yatim di Jateng dan DIY
Hal itu mengemuka dalam Airport Coordination Meeting yang digelar Angkasa Pura bersama stakeholder terkait, serta persiapan Posko Angkutan Udara Lebaran 1446 H/2025, Selasa (18/3/2025).
GM Angkasa Pura Bandara Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada mengatakan, Posko Angkutan Udara Lebaran 1446 H/2025 rencananya akan diselenggarakan selama 22 hari ke depan, dimulai pada tanggal 21 Maret 2025 sampai dengan 11 April 2025, dengan melibatkan para stakeholder terkait untuk memantau trafik pergerakan angkutan udara (pesawat, penumpang, dan kargo), serta memantau operasional keselamatan penerbangan dan keamanan bandara.Baca Juga: Mudik Aman Dengan Layanan 110, Polda Jateng Siap Patroli Ke Rumah Pemudik
"Berdasarkan hasil koordinasi dan analisis yang dilakukan, diprediksi bahwa puncak arus mudik sebelum Lebaran akan terjadi pada hari Jumat, 28 Maret 2025 dengan total penumpang yang diperkirakan mencapai 14.652 orang," ungkap Fajar.
Sementara itu, puncak arus balik setelah Lebaran diprediksi akan terjadi pada hari Minggu, 06 April 2025 dengan jumlah penumpang sebanyak 13.161 orang. Seluruh pihak terkait di bandara telah menyiapkan langkah antisipatif untuk mengelola lonjakan penumpang tersebut, guna memastikan operasional bandara berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.Baca Juga: Wagub Mian Ingatkan Sekolah di Bengkulu Utara Dilarang Lakukan Pungutan
“Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang melaksanakan berbagai persiapan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025. Rangkaian kegiatan Airport Coordination Meeting ini merupakan komitmen sekaligus upaya kami untuk memberikan pelayanan prima dan optimal kepada para pengguna jasa dalam hal keamanan dan juga kenyamanan saat melakukan perjalanan menggunakan moda tranportasi udara melalui bandara.” imbuh Fajar.Baca Juga: Soal Nasib CASN 2024 yang Terlanjur Resign dari Pekerjaan Lama, Menpan RB Akui Memang Ada Waktu Menunggu
Pada acara Airport Coordination Meeting 2025 ini, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang juga menyerahkan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan nilai total sebesar Rp 156.239.400,- diberikan kepada SMK Penerbangan Aqasa Bhakti sebesar Rp 100.000.000,- berupa Bantuan perlengkapan aula sekola, dan Bantuan sebesar sebesar Rp 56.239.400,- berupa 289 Paket Sembako Ramadhan Kareem 1446 H.*
Artikel Terkait
Hadapi Lonjakan Penumpang Natura, PT Angkasa Pura Dirikan Posko di Bandara Fatmawati Bengkulu
PT Angkasa Pura Cabang Bengkulu Gelar Bakti Sosial Cegah Stunting
AS Didera Insiden Kecelakaan Pesawat Beruntun: Terkini, Kecelakaan Jet Bisnis saat Mendarat di Bandara Arizona
Ratusan Mahasiswa dan Dosen Unihaz Terlantar di Bandara Fatmawati Bengkulu, Diduga Ditipu Agen Perjalanan
Penyesuaian Harga Tiket Pesawat Jelang Lebaran, 37 Bandara InJourney Airports Turunkan Tarif Sebesar 50 Persen