Ada Kecenderungan Bikin Susah, Presiden Prabowo Perintahkan Perbaiki Sistem Birokrasi

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 17 Maret 2025 | 09:14 WIB
 Presiden Prabowo saat di KTT D-8 di The New Capital President Palace, Kairo, Mesir pada Kamis (19/12).
Presiden Prabowo saat di KTT D-8 di The New Capital President Palace, Kairo, Mesir pada Kamis (19/12).

Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan kepada jajaran menterinya di Kabinet Indonesia Maju untuk memperbaiki semua sistem birokrasi karena ia menilai selama ini adanya kecenderungan birokrasi menyulitkan rakyat.Baca Juga: Bareskrim Bongkar Skandal Gas LPG Oplosan di Jabar-Jateng, 5 Tersangka Pelaku Ditangkap, Pelaku Raup Untung Rp10 Miliar

Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo saat peluncuran mekanisme baru penyaluran tunjangan guru ASN daerah di kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis (13/3).

"Saya menyambut baik inisiatif upaya peluncuran upaya mekanisme baru dengan mengirim tunjangan guru langsung ke rekening guru. Ini upaya untuk mengurangi ketidakefisiensi. Lama-lama (menunggu dana cair) untuk apa? Ditahan itu untuk apa?" kata Prabowo.Baca Juga: Target Dedy Wahyudi Percantik Kota Bengkulu Mulai Direalisasikan

Prabowo menegaskan kepada para jajaran pemerintahannya untuk menghilangkan budaya ketidakefisiensi birokrasi yang rumit. Menurutnya, hal tersebut harus dihilangkan dan belajar untuk menerapkan sistem yang lebih praktis.

"Kita harus hilangkan budaya-budaya yang tidak benar itu! Kalau bisa dibikin lama kenapa harus dibikin pendek, kalau bisa dibikin lama kenapa harus dibikin gampang. Budaya ini yang harus kita kikis," tegasnya.Baca Juga: Bareskrim Bongkar Skandal Gas LPG Oplosan di Jabar-Jateng, 5 Tersangka Pelaku Ditangkap, Pelaku Raup Untung Rp10 Miliar

Prabowo juga memerintahkan para jajaran di kementerian untuk mengikuti perkembangan zaman untuk melayani dan memudahkan rakyat. Dia pun mewanti para pejabat yang tidak mampu membuat sistem birokrasi efisien, akan dievaluasi.

"Birokrat-birokrat yang tidak mau ikuti zaman, harus kita evaluasi. Jangan mengira menjadi ASN hidup enak dan seenaknya. Tidak. Bekerja dengan efisien melayani rakyat. Saya minta para menteri para menko coba kita pikirkan, kita rumuskan semua perbaikan sistem," ujar Prabowo.Baca Juga: Terkait Penundaan Pengangkatan CASN 2024, Wapres Gibran Sebut Prabowo Punya Solusi

Dia mengingatkan menjadi seorang ASN merupakan pelayan rakyat. Oleh karena itu, dia meminta semua pihak yang ingin dan telah menjadi pegawai ASN harus bekerja dengan maksimal.

"Ini ada kecenderungan semua pingin jadi ASN, tau-tau (sudah masuk) di dalam, tidak bekerja maksimal. (Punya) mental kalau dibikin susah untuk rakyat kenapa dibikin gampang? Kita sekarang harus ubah (pola pikir tersebut) bikin semua (sistem birokrasi) mudah untuk rakyat, semua cepat dan singkat," perintah Prabowo.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X