Ini Alpukat Jumbo, Berat 1,8 kg, Panjang 40 cm

Photo Author
Teguh LR, Suara Pembaruan
- Minggu, 16 Maret 2025 | 19:54 WIB
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memegang alpukat jumbo, didampingi pemilik kebun di Kediri, Agus Joko Susilo. (Ist)
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa memegang alpukat jumbo, didampingi pemilik kebun di Kediri, Agus Joko Susilo. (Ist)

 

 

 

Surabaya, SUARA PEMBARUAN – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, takjub melihat ukuran buah Alpukat beratnya bisa mencapai 1,8 kilogram, warna daging buah kuning, lembut dan berbiji kecil.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur melihat dan berkeliling kebun Alpukat Kelud asli milik Agus Joko Susilo di Desa Jambu, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Sabtu (15/3/2025).

Alpukat itu, memiliki keunikan. Bentuknya lebih besar, sedangkan bijinya kecil dibandingkan dengan jenis Alpukat pada umumnya.

“Alpukat Kelud sangat potensial menjadi rekomendasi di berbagai daerah, nasional dan internasional,” ungkap Khofifah.

Guna mencapai hasil yang lebih maksimal itu, ada proses kreativitas dan inovasi. Proses pembibitannya dilakukan Agus sendiri. Inovasi yang dilakukan sudah mencapai 70 varietas Alpukat.

Gubernur berpesan, agar seluruh inovasi dan ide tersebut bisa segera diproses Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) nya.

"Karena ini original, ide kreatif, inovasinya bisa dijadikan referensi bersama bagi mereka yang memang memiliki _passion_ di sektor agrobis ini," pesannya.

Untuk itu, ia, secara khusus mengapresiasi segala bentuk inovasi dan kreativitas masyarakat di sektor Agrobis seperti yang ada di Desa Wisata Jambu Kediri.

Harapannya, bisa menjadi contoh dan referensi bahwa semua daerah bisa melakukan inovasi hingga pembudidayan sesuai dengan kondisi wilayahnya masing-masing.

Pemerintah berterima kasih kepada masyarakat yang berinovasi dan memiliki kreativitas seperti pak Agus. Termasuk juga bisa menjadi wisata edukasi bagi masyarakat.

Para penggiat Agrobis juga diharapkan, bisa melihat tren atau kegemaran yang tengah populer di masyarakat.
Seperti tren ucapan selamat yang populer dalam bentuk pohon buah atau bunga dalam pot.

Halaman:

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Polda Sulsel Tindak Penyalahgunaan BBM Subsidi

Selasa, 2 Juni 2026 | 20:25 WIB
X