Bengkulu, SUARAPEMBARUAN-Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi menjanjikan akan memberikan pakaian seragam baru kepada anggota Satpol PP dan dinas pemadam kebakaran (Damkar) setempat.
Janji tersebut disampaikan Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi pada apel pagi Senin (3/3/2025). "Tahun ini, Insya Allah dua instansi, yakni Satpol PP dan Damkar akan menerima seragam baru sebagai bagian dari perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan dan kebutuhan mereka," ujar Dedy.
Pemberian pakian seragam baru tersebut, katanya menandakan komitmen pemerintah untuk memberikan dukungan lebih kepada para petugas yang berperan penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, menyampaikan rasa terima kasih kepada Wali Kota Deddy Wahyudi atas perhatian yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian beliau, karena meskipun baru dilantik, beliau langsung menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan ASN, termasuk anggota Damkar," kata Yuliansyah.
Selain pengumuman mengenai seragam baru, Yuliansyah juga mengingatkan bahwa pada awal Maret, pihaknya baru saja memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar yang ke-106.
Baca Juga: Pasti Aman, Bupati Kaur Hari Pertama Masuk Kantor Cek Rumdin, Ruang Kerja dan Mobil Dinas
"Harapan kami adalah agar Damkar semakin maju, solid, dan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat maupun daerah, mengingat tugas kami yang berjalan 24 jam untuk kemanusiaan," demikian Yuliansyah.
Fokus Sampah dan Banjir
Wali Kota Bengkulu mengatakan, program 100 hari akan difokuskan pada penanganan sampah dan banjir di Kota Bengkulu. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan Kota Bengkulu bebas sampah dan banjir lima tahun kedepan.
"Kita target 100 hari semua sampah di Kota Bengkulu sudah bersih dan tidak ditemukan lagi tumpukan sampah di tempat-tempat tertentu, seperti selama ini," ujarnya.
Demikian juga banjir, seluruh drainase di titik rawan banjir di Kota Bengkulu, akan dikeruk agar air mengalir lancar, sehingga jika hujan lebat tidak tergenang lagi alias banjir, seperti yang terjadi saat ini.
Baca Juga: Perbaikan Seluruh Jalan dan Jembatan Provinsi di Bengkulu Dibutuhkan Dana Rp 2,5 Triliun